Kriminal

Polres Simalungun Tegas Berantas Balap Liar, Empat Motor Diamankan

192
×

Polres Simalungun Tegas Berantas Balap Liar, Empat Motor Diamankan

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun mengeluarkan peringatan keras kepada para remaja dan pemuda agar menghentikan aksi balap liar. Himbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sejak awal tahun 2026, yang sebagian di antaranya menelan korban jiwa akibat balap liar.

Pada Minggu pagi (22/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, tim Unit Gakkum turun langsung melakukan patroli dan razia di kawasan Sawah Senja, Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas, yang kerap dijadikan lokasi balap liar. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan empat unit sepeda motor serta membubarkan kerumunan anak-anak muda yang berada di lokasi.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Minggu siang (22/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, menyampaikan bahwa pihaknya mencatat adanya peningkatan signifikan kecelakaan lalu lintas di awal tahun ini.

“Unit Gakkum menghimbau kepada para remaja agar tidak melakukan balap liar. Ini bukan persoalan sepele. Sejak awal tahun 2026 hingga Februari ini, angka laka lantas meningkat dan banyak di antaranya melibatkan aksi balap liar, bahkan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar AKP Verry.

Patroli tersebut dipimpin Kanit Gakkum IPDA Yancen Hutabarat, S.H., bersama sejumlah personel Sat Lantas. Setibanya di lokasi, petugas langsung membubarkan kerumunan dan mengamankan kendaraan yang diduga akan digunakan untuk balap liar. Personel juga tetap bersiaga guna memastikan tidak ada aktivitas serupa yang kembali terjadi.

AKP Verry menegaskan, pihaknya akan terus mengintensifkan razia dan patroli di sejumlah titik yang terindikasi rawan balap liar. Tidak ada toleransi bagi pelaku yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami akan menindak tegas setiap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penertiban ini demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan keprihatinan atas korban jiwa yang terus bertambah akibat aksi ugal-ugalan tersebut. Menurutnya, balap liar bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi masa depan generasi muda.

Selain itu, pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari dan akhir pekan. Peran keluarga dinilai sangat penting dalam mencegah keterlibatan remaja dalam aktivitas berbahaya tersebut.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas balap liar. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat membantu dalam upaya pencegahan,” tutup AKP Verry.

Polres Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penindakan dan pencegahan demi menekan angka kecelakaan serta melindungi keselamatan masyarakat di wilayah hukum Simalungun.(Humas Polres Simalungun)