Berita Daerah

Wabup Taput Paparkan 3 Pilar Pembangunan 2027 di Sipoholon

98
×

Wabup Taput Paparkan 3 Pilar Pembangunan 2027 di Sipoholon

Sebarkan artikel ini

TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan arah pembangunan ke depan akan difokuskan pada tiga sektor utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul, produktivitas pertanian, dan pemberdayaan sektor pariwisata.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni P. Lumbantoruan, saat memimpin Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sipoholon Tahun 2027 yang digelar di Gereja HKBP Lumban Baringin, Kecamatan Sipoholon, Senin (23/2/2026).

Dalam arahannya, Wakil Bupati menjelaskan bahwa ketiga fokus pembangunan tersebut harus menjadi pedoman utama dalam penyusunan perencanaan di seluruh perangkat daerah, selaras dengan program pemerintah di tingkat provinsi maupun pusat.

“Tiga hal ini menjadi fokus utama kita dan harus didukung seluruh sektor terkait. Perencanaan pembangunan harus menyesuaikan dengan fokus tersebut, selain tetap memperhatikan program dari pemerintah atasan. SDM unggul bukan hanya sebatas pendidikan formal, tetapi juga mencakup tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing,” jelasnya.

Untuk sektor pariwisata, Pemkab Tapanuli Utara akan mendorong optimalisasi destinasi unggulan seperti Salib Kasih, Huta Ginjang, dan Pulau Sibandang sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

Selain memaparkan arah pembangunan, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya evaluasi kondisi sosial masyarakat dalam forum Musrenbang, termasuk karakter generasi muda serta persoalan kebersihan lingkungan.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah hingga perangkat desa untuk aktif mencermati berbagai persoalan di tengah masyarakat agar situasi tetap kondusif serta mampu menghadirkan solusi melalui koordinasi lintas sektor.

“Mari seluruh perangkat daerah hingga perangkat desa terlibat aktif dalam menangani permasalahan di masyarakat, menjaga kondusivitas, serta memberikan solusi nyata,” pesannya.

Di akhir kegiatan, Wakil Bupati menantang setiap desa untuk membangun ‘takkal’, yakni sistem pengolahan sampah organik menjadi kompos. Program ini menjadi bagian dari gerakan TABIR (Tapanuli Utara Bersih, Indah, dan Rapi) sekaligus mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di daerah tersebut. (Torop Pers)