Berita Daerah

Pemkab Dairi dan DPRD Bahas Darurat Narkoba, Perkuat Langkah Penyelamatan Generasi Muda

155
×

Pemkab Dairi dan DPRD Bahas Darurat Narkoba, Perkuat Langkah Penyelamatan Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

DAIRI – Ancaman peredaran narkoba di Kabupaten Dairi semakin mengkhawatirkan. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi bersama DPRD Kabupaten Dairi menggelar audiensi dengan Polres Dairi guna merumuskan langkah konkret dalam menekan peredaran narkotika di daerah itu.

Audiensi yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mapolres Dairi, Senin (27/4/2026), dihadiri Asisten Pemerintahan Setdakab Dairi Agel Siregar bersama jajaran DPRD Komisi I yang dipimpin Ketua Komisi I Bona Sitindaon. Rombongan diterima langsung oleh Wakapolres Dairi, Kompol Diarma Munthe, SH.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan terkait maraknya peredaran narkoba menjadi fokus pembahasan. Salah satu kasus terbaru yang mencuri perhatian adalah penangkapan seorang warga yang kedapatan menanam ganja di kebun miliknya sendiri.

Asisten Pemerintahan Setdakab Dairi, Agel Siregar, menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Menurutnya, meningkatnya peredaran narkoba dapat merusak masa depan generasi muda, khususnya kalangan pelajar di Kabupaten Dairi.

“Ini sudah menjadi peringatan serius bagi kita semua. Jika tidak segera ditangani secara bersama-sama, dampaknya akan sangat luas, terutama bagi anak-anak muda kita,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, para pihak menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, DPRD, kepolisian, serta elemen masyarakat dalam memerangi narkoba. Salah satu langkah strategis yang disepakati adalah meningkatkan sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah-sekolah guna membangun kesadaran sejak dini.

Selain sosialisasi, upaya pencegahan juga direncanakan melalui pelaksanaan tes urine secara acak kepada para siswa di sekolah sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika.

Peningkatan keamanan lingkungan juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) mulai dari tingkat dusun, desa hingga kecamatan dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba.

Ketua Komisi I DPRD Dairi, Bona Sitindaon, didampingi Wakil Ketua Komisi I Togar Pasaribu dan anggota Juangga Silaban, turut menyoroti keterkaitan antara peredaran narkoba dengan meningkatnya angka kriminalitas di masyarakat. Mereka menilai penguatan pengawasan berbasis masyarakat menjadi kunci dalam mencegah meluasnya dampak negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, Wakapolres Dairi Kompol Diarma Munthe menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan Pemkab Dairi dan DPRD. Ia menegaskan komitmen Polres Dairi untuk terus memperkuat penindakan sekaligus meningkatkan upaya pencegahan terhadap peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal gerakan bersama dalam memerangi peredaran narkoba di Kabupaten Dairi. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, seluruh pihak optimistis ancaman narkoba dapat ditekan demi menjaga masa depan generasi muda tetap bersih dan berdaya saing.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Kominfo Dairi Desi Sianturi, Kepala Badan Kesbangpol Hotmaida Butar-butar, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Iwan Taruna Berutu, Sekretaris DPRD Bahagia Ginting, para anggota DPRD Komisi I lainnya, serta jajaran Polres Dairi. (CN)