Berita Daerah

Bupati Taput Dorong BBPJN Tangani Banjir dan Percepat Pembangunan Jalan

113
×

Bupati Taput Dorong BBPJN Tangani Banjir dan Percepat Pembangunan Jalan

Sebarkan artikel ini

MEDAN – Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, M.Si melakukan audiensi strategis dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara di Medan, Senin (06/04/2026). Pertemuan ini dilakukan sebagai langkah proaktif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara untuk mempercepat penanganan banjir di ruas jalan nasional sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.


Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan (PUTRHub) Tapanuli Utara, Dalan N.P. Simanjuntak, ST, MM.

Rombongan diterima langsung oleh Kepala BBPJN Sumatera Utara, Hardy P. Siahaan, ST, M.Sc di kantor BBPJN Sumut.
Pada kesempatan itu, Bupati Jonius Hutabarat memaparkan sejumlah persoalan infrastruktur yang membutuhkan penanganan segera, terutama terkait genangan banjir yang kerap terjadi di beberapa ruas jalan nasional di wilayah Tapanuli Utara.

Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain ruas jalan di Kecamatan Siborongborong, Sipoholon, Pasar Sirongit Sipoholon, Jalan Pahae, Desa Sangkaran di Kecamatan Siatas Barita. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan mobilitas transportasi.

“Penanganan ini sangat mendesak karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Kami berharap BBPJN dapat memberikan perhatian khusus agar persoalan yang sudah cukup lama ini dapat segera terselesaikan demi kenyamanan aktivitas masyarakat,” ujar Bupati.

Selain membahas penanganan banjir, Bupati juga menyampaikan usulan pembangunan sejumlah ruas jalan melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Usulan tersebut bertujuan untuk membuka akses alternatif serta memperkuat konektivitas ekonomi antar-kabupaten di kawasan Tapanuli.

Beberapa ruas jalan strategis yang diusulkan antara lain Ruas Jalan Batas Tapanuli Tengah, Ruas Jalan Batas Tapanuli Selatan, Ruas Jalan Seminarium – Rura Julu, Ruas Jalan Sipetang – Sarulla, serta akses menuju Sipirok melalui Kecamatan Pangaribuan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BBPJN Sumut Hardy P. Siahaan menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan gerak cepat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mengusulkan perbaikan infrastruktur.

Ia menyatakan pihaknya akan segera menurunkan tim teknis ke lapangan untuk melakukan pengecekan kondisi serta menyiapkan langkah penanganan darurat terhadap titik-titik banjir yang dilaporkan.

“Usulan pembangunan jalan daerah yang disampaikan akan kami masukkan dalam rencana aksi dan skala prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2026 hingga 2028,” kata Hardy.

Di akhir pertemuan, Bupati Tapanuli Utara secara resmi menyerahkan proposal pembangunan infrastruktur kepada Kepala BBPJN Sumut sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan program pembangunan ke depan.

Meski menyadari adanya tantangan keterbatasan anggaran, khususnya setelah berbagai bencana yang terjadi, Bupati tetap optimistis bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat menghadirkan solusi bertahap bagi pembangunan infrastruktur di Tapanuli Utara.

“Kita harus tetap optimis. Dengan sinergitas dan komunikasi yang baik seperti ini, keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan perubahan nyata bagi pembangunan infrastruktur di Tapanuli Utara,” pungkasnya.(Torop Pers)