Berita Daerah

Bupati Simalungun Tinjau Museum Simalungun, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Sejarah dan Budaya

65
×

Bupati Simalungun Tinjau Museum Simalungun, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Sejarah dan Budaya

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan sejarah dan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, ke Museum Simalungun yang berada di Jalan Sudirman, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Rabu (8/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Eka Candra Barus, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Frengki Purba, Kepala Bidang Kebudayaan Masrah, serta sejumlah staf terkait.

Kunjungan ini menjadi bentuk nyata perhatian Pemkab Simalungun terhadap pelestarian sejarah, budaya, dan warisan leluhur sebagai fondasi dalam membangun karakter, identitas, serta jati diri masyarakat Simalungun.

Selama berada di museum, Bupati bersama rombongan meninjau berbagai koleksi benda bersejarah, artefak budaya, serta dokumentasi yang menggambarkan perjalanan panjang peradaban masyarakat Simalungun dari masa ke masa.

Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa Museum Simalungun memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pelestarian sejarah yang harus terus dijaga keberadaannya.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Museum ini menyimpan jejak perjalanan masyarakat Simalungun yang wajib kita kenal dan lestarikan. Masih banyak masyarakat yang belum memahami sejarah daerahnya secara utuh. Karena itu, museum ini menjadi ruang belajar yang sangat berharga,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, dan generasi muda, untuk menjadikan Museum Simalungun sebagai destinasi wisata edukasi.

“Mengenal sejarah daerah akan menumbuhkan rasa bangga, kecintaan terhadap budaya sendiri, sekaligus memperkuat identitas kita sebagai masyarakat Simalungun. Luangkan waktu untuk berkunjung, menambah wawasan, dan memahami akar jati diri kita,” pesannya.

Pada kesempatan itu, tokoh masyarakat Simalungun, Dr. Sarmedi Purba, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Simalungun terhadap keberadaan museum tersebut. Menurutnya, museum merupakan fondasi peradaban yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan budaya.

“Budaya adalah dasar berdirinya sebuah peradaban. Tanpa budaya yang kuat, kemajuan tidak akan memiliki pondasi yang kokoh,” ungkap Sarmedi.

Ia berharap Pemkab Simalungun dapat menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat, khususnya kementerian terkait, agar Museum Simalungun memperoleh dukungan pembangunan maupun renovasi sehingga menjadi museum yang lebih representatif.

Sementara itu, Tim Ahli Cagar Budaya, Ari Sinaga, menjelaskan bahwa Museum Simalungun merupakan pusat dokumentasi penting yang menyimpan berbagai koleksi bersejarah mengenai asal-usul dan perkembangan kehidupan masyarakat Simalungun.

“Keberadaan museum ini harus terus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang,” katanya.

Melalui kunjungan tersebut, Pemkab Simalungun kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelestarian sejarah dan warisan budaya sebagai bagian integral dari pembangunan berkelanjutan, sekaligus memperkuat identitas serta kebanggaan masyarakat Tanoh Habonaron do Bona.(Ril)