SIMALUNGUN – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah, melaksanakan kunjungan kerja ke Nagori Ambarokan Panei Raya dan Nagori Banjaran, Kecamatan Raya Kahean, Sumatera Utara, Selasa (7/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat kepada masyarakat sekaligus memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah pelosok.

Dalam kesempatan itu, Bupati bersama rombongan meninjau langsung pelaksanaan pelayanan terpadu yang menghadirkan berbagai layanan pemerintah di satu lokasi. Layanan tersebut meliputi administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan sosial, serta berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah dengan menyediakan satu ton beras, 180 liter minyak goreng, dan 100 papan telur. Sementara itu, Dinas Sosial menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Bupati Anton Achmad Saragih juga menyerahkan secara langsung bantuan sosial berupa paket sembako dan kursi roda kepada seorang lanjut usia serta seorang anak penyandang disabilitas. Bantuan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan dukungan.
Pelaksanaan pelayanan terpadu mendapat sambutan hangat dari masyarakat Nagori Ambarokan Panei Raya dan Nagori Banjaran. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai keperluan administrasi dan memperoleh layanan pemerintah tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke ibu kota kecamatan maupun kabupaten.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa kunjungan kerja tersebut tidak hanya menghadirkan pelayanan, tetapi juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
“Kami ingin mendengar harapan dan kebutuhan masyarakat secara langsung, sehingga setiap langkah pemerintah selaras dengan apa yang diharapkan warga,” ujar Bupati.
Menurutnya, Kecamatan Raya Kahean memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kawasan yang maju dan mandiri, didukung sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
Untuk mendukung pengembangan wilayah tersebut, Pemkab Simalungun telah mengalokasikan sejumlah program prioritas, di antaranya rekonstruksi Jalan Sindar Raya–Pandoman senilai Rp15,5 miliar, rekonstruksi Jalan Jurusan Samborosan–Banjaran sebesar Rp3 miliar, rehabilitasi jalan usaha tani senilai Rp190.675.000, rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi usaha tani sebesar Rp192 juta, revitalisasi Puskesmas Pembantu Pandoman sebesar Rp200 juta, serta revitalisasi SD Negeri 097381 Kampung Kelapa, Durian Begal, dengan anggaran Rp874.099.949.
Menanggapi aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Raya Kahean dengan Kecamatan Pispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Bupati menyatakan akan segera menyampaikan usulan perbaikannya kepada Gubernur Sumatera Utara agar mendapat perhatian.
Pangulu Nagori Ambarokan Panei Raya, Jon Rajoki Damanik, bersama Camat Raya Kahean, Lich Candra Harahap, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Bupati kepada masyarakat di Kecamatan Raya Kahean melalui kunjungan kerja dan pelayanan terpadu tersebut.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Kesar Purba dan Ismail. Keduanya mengaku bersyukur karena untuk pertama kalinya setelah puluhan tahun, seorang Bupati Simalungun datang langsung mengunjungi nagori mereka dan berdialog dengan masyarakat.
Masyarakat juga berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera memperbaiki jalan penghubung Raya Kahean–Pispis, mengingat ruas tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan wilayah Raya Kahean dengan Kota Pematangsiantar dan Kota Tebing Tinggi.
Melalui kunjungan kerja ini, Pemkab Simalungun kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun sinergi bersama masyarakat demi mewujudkan Simalungun yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.(Ril)





