Nasional

Wartawan Kecewa, SPPG di Dairi Dinilai Kurang Terbuka

118
×

Wartawan Kecewa, SPPG di Dairi Dinilai Kurang Terbuka

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

DAIRI – Sejumlah wartawan mengaku kecewa terhadap pelayanan dan keterbukaan informasi saat berkunjung ke salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Dairi, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi dan konfirmasi terkait kegiatan serta kelengkapan administrasi SPPG dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, sejumlah pertanyaan yang disampaikan wartawan belum mendapatkan penjelasan sebagaimana diharapkan.

Saat wartawan tiba, terlihat sekitar empat hingga enam relawan berada di depan lokasi SPPG. Ketika ditanya mengenai keberadaan pimpinan atau pihak yang dapat memberikan keterangan, para relawan menyebut pimpinan sedang keluar bersama akuntan dan tenaga ahli gizi untuk suatu keperluan.

“Kami baru istirahat setelah selesai mencuci omprengan MBG,” ujar salah seorang relawan.

Tidak berselang lama, para relawan kembali melanjutkan aktivitas membersihkan area dapur.

Wartawan kemudian bertemu dengan seorang koordinator lapangan (kordlap). Ia kembali menjelaskan bahwa pimpinan SPPG sedang tidak berada di tempat.

“Apa yang bisa kami jawab akan kami jawab,” katanya.

Namun, ketika sejumlah pertanyaan diajukan, khususnya berkaitan dengan administrasi dan pengelolaan SPPG, kordlap menyatakan dirinya tidak memiliki kewenangan memberikan keterangan tanpa persetujuan pimpinan.

Menurutnya, dokumen maupun informasi menyangkut kelengkapan administrasi berada dalam kewenangan pimpinan sehingga wartawan diminta berkoordinasi langsung dengan pihak tersebut.

“Silakan koordinasi dengan pimpinan saja,” ujarnya sebelum kembali memasuki area dapur.

Sikap tersebut menimbulkan kesan kurang terbuka bagi wartawan yang datang untuk melakukan konfirmasi. Terlebih, belum ada pihak berwenang yang dapat memberikan penjelasan mengenai sejumlah hal yang hendak dikonfirmasi saat kunjungan berlangsung.

Wartawan kemudian meminta nomor kontak pihak SPPG yang memiliki kewenangan memberikan keterangan. Namun, nomor yang diberikan disebut merupakan kontak salah seorang anggota Kodim 0206/Dairi.

Nomor tersebut selanjutnya coba dihubungi melalui WhatsApp untuk meminta konfirmasi dan melengkapi informasi sebelum pemberitaan diterbitkan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh jawaban.

Sejumlah wartawan berharap pengelola SPPG di Kabupaten Dairi dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan insan pers, terutama terhadap pertanyaan yang berkaitan dengan kepentingan publik dan pelaksanaan program pemerintah.

Keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik dinilai penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang berimbang sekaligus menghindari munculnya berbagai asumsi akibat minimnya penjelasan dari pihak terkait. (CN)