Berita Daerah

Wali Kota Wesly Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026 di Pematangsiantar

120
×

Wali Kota Wesly Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026 di Pematangsiantar

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menjadi responden pertama dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Pematangsiantar. Pada kesempatan tersebut, Wesly menerima petugas sensus di ruang kerjanya di lantai II Balai Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Senin (15/06/2026).

Selain berpartisipasi sebagai responden pertama, Wesly juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN), pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya.

Turut mendampingi Wali Kota, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Johannes Sihombing SSTP MSi, serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdako Pematangsiantar Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSi. Hadir pula Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pematangsiantar Ratnauli Naibaho SE MSi.

Dalam kesempatan tersebut, Wesly menegaskan pentingnya data ekonomi yang akurat, rinci, dan mutakhir di tengah perubahan struktur ekonomi, perkembangan teknologi digital, munculnya berbagai model usaha baru, serta dinamika ekonomi global yang terus berkembang.

“Melalui Sensus Ekonomi 2026, semua harus tercatat dan semua harus terdata. Data yang akurat menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Menurut Wesly, sebagai kota yang bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa, Kota Pematangsiantar sangat membutuhkan data ekonomi yang valid untuk mendukung penyusunan berbagai program pembangunan. Mulai dari penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemberdayaan pelaku usaha, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Dengan data, kita bisa membuat kebijakan. Semakin akurat data yang dimiliki, maka semakin baik pula kebijakan yang dapat dihasilkan,” katanya.

Wesly menjelaskan, Sensus Ekonomi merupakan program nasional yang dilaksanakan pemerintah pusat untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan perekonomian masyarakat. Hasil sensus nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Data yang diperoleh sangat penting karena akan menjadi landasan pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi ke depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wesly menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan manfaat besar bagi Kota Pematangsiantar. Data yang dihasilkan akan menjadi rujukan strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus secara optimal. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan.

“Jika sensus tidak didukung secara maksimal, maka data yang diperoleh berpotensi kurang akurat. Tentu hal tersebut dapat berdampak pada penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang kurang tepat sasaran,” pungkas Wesly.(Ril)