Berita Daerah

Tak Beridentitas dan Tanpa Keluarga, Jenazah Perempuan Temuan Sungai Bah Bolon Dimakamkan Polsek Bandar Huluan

83
×

Tak Beridentitas dan Tanpa Keluarga, Jenazah Perempuan Temuan Sungai Bah Bolon Dimakamkan Polsek Bandar Huluan

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Setelah lebih dari dua pekan menunggu kepastian identitas dan keberadaan keluarga, jenazah perempuan tanpa identitas (Mrs X) yang ditemukan di aliran Sungai Bah Bolon, Huta III Nagori Bah Lias, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, akhirnya dimakamkan oleh Polsek Bandar Huluan Polres Simalungun, Rabu (3/6/2026).

Proses pemakaman dilakukan bersama Tim Forensik di lahan pemakaman khusus jenazah tanpa identitas yang berada di kompleks RSUD dr Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar. Kegiatan tersebut turut disaksikan langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Bandar Huluan, IPDA Amry Sitanggang SH.

IPDA Amry Sitanggang mengatakan, keputusan pemakaman dilakukan setelah berbagai upaya pencarian identitas maupun keluarga korban tidak membuahkan hasil. Selain itu, hasil autopsi juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kami sudah melakukan berbagai upaya untuk mencari identitas maupun pihak keluarga dari jenazah Mrs X ini, namun hingga saat ini belum ditemukan. Berdasarkan hasil autopsi juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, sehingga jenazah akhirnya kami makamkan,” ujar IPDA Amry Sitanggang.

Sementara itu, Kepala Ruangan Jenazah RSUD dr Djasamen Saragih, Roni Sibarani, membenarkan bahwa pemakaman dilakukan berdasarkan surat permohonan dari Polsek Bandar Huluan.

“Jenazah Mrs X telah dimakamkan dan lokasi makamnya diberikan tanda khusus sehingga apabila suatu saat keluarga korban ditemukan, makam tersebut dapat dengan mudah diketahui,” kata Roni.

Sebelumnya, jenazah perempuan tanpa identitas tersebut ditemukan warga pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di pinggiran Sungai Bah Bolon.

Penemuan berawal saat dua warga, Heri Susanto (41) dan Nuriadi (35), sedang menjaring ikan dari kawasan Kampung Simponi Perdagangan menuju hilir Sungai Bah Bolon di wilayah Nagori Sugarang Bayu. Sekitar pukul 16.00 WIB, saat berada di Huta II Nagori Bah Lias, keduanya melihat sesuatu yang mencurigakan tersangkut di ranting pohon waru di tepi sungai.

Setelah didekati, kedua saksi memastikan bahwa benda tersebut merupakan sesosok mayat yang sudah mengapung. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan Kebun Bah Lias dan diteruskan kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor SH MH bersama Kanit Reskrim IPDA Amry Sitanggang SH, personel piket, serta Tim Inafis Polres Simalungun langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ditemukan, kondisi jenazah telah mengalami pembusukan berat. Beberapa bagian tubuh, termasuk kepala, tangan, dan kaki, telah mengalami kerusakan sehingga menyulitkan proses identifikasi.

Pada malam harinya sekitar pukul 20.30 WIB, Tim Inafis Polres Simalungun berhasil mengevakuasi jenazah dan membawanya ke Ruang Jenazah RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tim Inafis yang dipimpin AIPDA Sujid Saputra juga telah berupaya melakukan identifikasi menggunakan peralatan teknologi forensik. Namun, kondisi jenazah yang sudah rusak dan membusuk membuat proses identifikasi tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Hingga akhirnya, setelah seluruh proses penyelidikan dan pencarian identitas dilakukan tanpa hasil, jenazah perempuan tanpa identitas tersebut dimakamkan secara layak oleh pihak kepolisian bersama tim forensik(ril)