Nasional

Swadaya Warga, Jalan Rabat Beton Tiga Nagori di Ujung Padang Rampung

440
×

Swadaya Warga, Jalan Rabat Beton Tiga Nagori di Ujung Padang Rampung

Sebarkan artikel ini

UJUNG PADANG– Masyarakat tiga nagori, yakni Nagori Pagar Bosi, Sordang Baru, dan Sordang Bolon, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menggelar acara syukuran atas selesainya pembangunan jalan rabat beton hasil swadaya masyarakat, Selasa (17/2/2026).

Acara tersebut dirangkai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita sebagai simbol peresmian. Momentum ini menjadi bukti kuat semangat gotong royong warga dalam membangun infrastruktur demi mendukung kemajuan nagori dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan penuh kebersamaan itu dihadiri langsung oleh Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, anggota DPRD Kabupaten Simalungun H Budi dan Tuansir, Camat Ujung Padang Manaon Siregar, para pangulu nagori, tokoh masyarakat, perwakilan donatur, serta ratusan warga dari ketiga nagori.

Dalam sambutannya, Pangulu Nagori Pagar Bosi, Turimin, yang mewakili masyarakat ketiga nagori, menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya pembangunan jalan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Simalungun atas kehadirannya, serta mengapresiasi para donatur yang telah memberikan bantuan dana dan material, termasuk dukungan dari pihak swasta.

Turimin turut memaparkan laporan keuangan secara terbuka. Ia menyebutkan, total dana yang berhasil dihimpun melalui swadaya masyarakat mencapai Rp177 juta.

Perwakilan donatur, Supianto Sitorus dari PT Arta Niaga, menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan swadaya yang dilakukan masyarakat. Ia berharap inisiatif positif seperti ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain. “Harapan kami kepada Bapak Bupati agar pembangunan jalan ini dapat dilanjutkan minimal satu kilometer ke depan,” ujarnya.

Tokoh masyarakat dari ketiga nagori, yakni Ridwanto, Siswoyo, Salimin, Anto Sitorus, dan Adil Sirait, secara bersama menyampaikan bahwa antusiasme warga sangat tinggi sejak gagasan pembangunan swadaya ini muncul. Menurut mereka, pembangunan jalan poros tidak dapat dibiayai melalui Alokasi Dana Desa (ADD) sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga masyarakat berinisiatif menggalang dana secara mandiri.

Mereka juga berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun dapat memberikan dukungan lanjutan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), mengingat jalan tersebut merupakan akses utama yang menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Anggota DPRD Kabupaten Simalungun, H Budi dan Tuansir, turut mengapresiasi semangat kemandirian masyarakat. H Budi menegaskan DPRD siap mendukung kebijakan pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Sementara Tuansir menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur di wilayah Ujung Padang yang dinilai masih membutuhkan perhatian lebih.

Dalam arahannya, Bupati Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi atas kekompakan para pangulu, tokoh masyarakat, donatur, dan seluruh warga yang telah bergotong royong menyelesaikan pembangunan jalan tersebut.

Menurutnya, infrastruktur jalan merupakan faktor krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jalan yang baik akan membuka akses lebih luas menuju pasar, sumber daya, serta fasilitas publik lainnya.

“Kegiatan syukuran ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.(Ril/741t)