PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menerima audiensi dari Badan Pusat Statistik (BPS), PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar, serta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) di ruang kerjanya, lantai 2 Balai Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Selasa (05/05/2026) siang.
Audiensi tersebut membahas kolaborasi lintas instansi dalam memperkuat pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui program Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Fokus utama kerja sama ini adalah verifikasi lapangan (ground check) data pelanggan listrik guna meningkatkan akurasi data statistik kelistrikan dan kondisi ekonomi masyarakat, sehingga kebijakan pemerintah dapat lebih tepat sasaran.
Kepala BPS Pematangsiantar, Ratnauli Naibaho SE MSi, menyampaikan bahwa sinergi antara BPS, PLN, dan Dinsos P3A sangat penting untuk memastikan integrasi data yang presisi. Hal ini, menurutnya, akan mendukung penyusunan kebijakan berbasis data yang lebih efektif.
Dalam kesempatan tersebut, Ratnauli juga memohon dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, khususnya Wali Kota Wesly Silalahi, untuk turut menyosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 kepada masyarakat. Ia berharap seluruh jajaran pemerintah, mulai dari lurah, kepala lingkungan (kepling), hingga RT/RW, dapat berperan aktif menyukseskan program tersebut.
“Agar petugas kami tidak menghadapi kendala saat melakukan pendataan warga secara door to door,” ujar Ratnauli. Ia menambahkan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.
Lebih lanjut dijelaskan, sensus ini tidak hanya mendata aktivitas ekonomi, tetapi juga memperbarui data keluarga. Data tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan data kelayakan penerima bantuan sosial sesuai permintaan Kementerian Sosial.
“Dengan adanya dukungan dari Pemko Pematangsiantar, akan menjadi kekuatan bagi BPS dalam menjalankan Sensus Ekonomi ini,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Wesly Silalahi menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam memberikan data yang akurat.
“Saya berharap tidak ada masyarakat maupun pelaku usaha yang menolak untuk didata. Kepada BPS, agar terus menggencarkan sosialisasi. Saya juga telah mengeluarkan imbauan agar warga mendukung Sensus Ekonomi dengan memberikan data yang dibutuhkan,” kata Wesly.
Ia berharap, melalui sinergi semua pihak, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Pematangsiantar dapat berjalan lancar dan sukses serta menghasilkan data yang akurat untuk mendukung pembangunan daerah.(Ril)





