Berita Daerah

Menteri Wihaji Temui 800 Kader Pendamping Keluarga di Dairi

63
×

Menteri Wihaji Temui 800 Kader Pendamping Keluarga di Dairi

Sebarkan artikel ini

DAIRI – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), , melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Dairi, Kamis (4/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menteri Wihaji bertemu dengan sekitar 800 kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat di Balai Budaya Sidikalang.

Kedatangan Menteri Wihaji beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Dairi , Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat, serta berbagai elemen masyarakat.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu kehormatan yang datang ke Kabupaten Dairi, Menteri Wihaji dikenakan pakaian adat Pakpak. Penyambutan tersebut mencerminkan penghargaan masyarakat Dairi terhadap pemimpin yang hadir untuk memperkuat program pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Kunjungan kerja Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) ini difokuskan pada percepatan penurunan angka stunting, penguatan Program Bangga Kencana, serta upaya pemenuhan gizi bagi anak-anak sebagai bagian dari pembangunan keluarga yang berkualitas.

Dalam sambutannya, Menteri Wihaji menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Tim Pendamping Keluarga, pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan program pembangunan keluarga. Ia menegaskan bahwa pemenuhan gizi sejak usia dini merupakan salah satu faktor utama dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, berdaya saing, dan bebas dari stunting.

Menurutnya, peran Tim Pendamping Keluarga sangat strategis karena berada di garis terdepan dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan pemantauan kepada keluarga, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga yang memiliki balita.

“Kualitas sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak dini. Pemenuhan gizi yang baik dan pendampingan keluarga yang optimal menjadi kunci dalam menekan angka stunting serta mewujudkan generasi emas Indonesia,” ujar Menteri Wihaji.

Kunjungan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN ke Kabupaten Dairi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan keluarga serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Bupati Dairi Vickner Sinaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa kebijakan efisiensi dan pemotongan anggaran tentu memberikan dampak terhadap pencapaian berbagai program pembangunan, termasuk program peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Meski demikian, menurut Vickner, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Dairi untuk tetap mandiri, kreatif, dan inovatif dalam mencari solusi pembangunan guna mendukung Program Strategis Nasional (PSN).

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Dairi berhasil menjadi salah satu daerah penerima Program Sekolah Rakyat. Selain itu, sebanyak 38 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dibangun di Kabupaten Dairi. Kehadiran SPPG tersebut tidak hanya mendukung program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas melalui penciptaan lapangan kerja dan pengurangan angka pengangguran.

“Walaupun terdapat keterbatasan anggaran, kami tetap berupaya mendukung berbagai program strategis nasional. Kehadiran Program Sekolah Rakyat dan pembangunan 38 SPPG menjadi bukti komitmen Kabupaten Dairi dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus memberikan efek ganda terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Vickner.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi II DPR RI , Bupati Pakpak Bharat , Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin, Kepala Kejaksaan Negeri Dairi Bima Yudha Asmara, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, unsur Forkopimda, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga, Staf Ahli PKK Ny. Sri Dewi Wahyu Sagala, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai undangan lainnya.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan keluarga berkualitas, meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, serta mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat.(CN)