SIMALUNGUN – Respons cepat personel Polsek Gunung Malela memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam peristiwa meninggalnya seorang perempuan lanjut usia, Sari Bulan Purba (73), yang ditemukan tak bernyawa di kamar mandi rumahnya di Jalan Kemiri I, Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu (28/6/2026) pagi.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan setelah Bhabinkamtibmas menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.30 WIB.
“Petugas Bhabinkamtibmas Aipda M. E. Sirait menerima informasi dari warga mengenai penemuan sesosok mayat di kamar mandi rumah korban, kemudian langsung menuju lokasi bersama Pangulu Lestari Indah, Rudianto A. P. Damanik, S.E., untuk memastikan laporan tersebut,” ujar AKP Verry Purba.
Sesampainya di lokasi, petugas menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada pimpinan untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.
Dari hasil pemeriksaan awal diketahui korban tinggal seorang diri. Berdasarkan keterangan anak dan menantunya yang menjadi saksi pertama, komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Jumat sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Dalam penyelidikan, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi, yakni Sampe Tuah Damanik (44), Ria Purba (78), dan Tiur Pasaribu (53), seorang bidan yang turut membantu proses identifikasi awal di lokasi kejadian.
AKP Verry Purba menjelaskan, personel Polsek Gunung Malela langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan keluarga korban, serta menghubungi Tim Inafis Polres Simalungun dan tenaga medis dari puskesmas untuk proses identifikasi.
“Kami melakukan olah TKP secara menyeluruh, meminta keterangan para saksi, serta mengamankan lokasi agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan,” katanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, keluarga korban menyatakan menolak dilakukan autopsi maupun visum luar. Mereka menerima bahwa korban meninggal akibat terjatuh di kamar mandi dan memastikan tidak ada dugaan tindak kekerasan.
“Pihak keluarga telah memahami dan menerima bahwa peristiwa ini merupakan kecelakaan akibat korban terjatuh di kamar mandi. Tidak ditemukan unsur kekerasan,” tegas AKP Verry Purba.
Penanganan peristiwa tersebut melibatkan Kanit Reskrim Ipda B. Situngkir, Kanit Intel Aiptu I. Saragih, Ka SPKT Aipda J. Hutapea, Banit Reskrim Aipda I. Siahaan, Bripka F. Tamba, serta Bhabinkamtibmas Aipda M. E. Sirait.
AKP Verry Purba menegaskan, respons cepat yang dilakukan merupakan bentuk komitmen Polres Simalungun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, humanis, dan responsif terhadap setiap laporan yang diterima.
“Saat ini situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif. Jenazah almarhumah selanjutnya akan dimakamkan di Simarjarunjung,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., melalui rilis resmi menyampaikan pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga hingga seluruh proses pemakaman berlangsung dengan aman dan lancar.(Ril)





