Berita Daerah

Dua Pelajar Tebing Tinggi Tenggelam di Sungai Aquarium Raya Kahean

86
×

Dua Pelajar Tebing Tinggi Tenggelam di Sungai Aquarium Raya Kahean

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

SIMALUNGUN – Musibah tragis terjadi di objek wisata Pemandian Sungai Aquarium, Nagori Sorba Dolok, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Jumat (5/6/2026) sore. Dua pelajar asal Kota Tebing Tinggi dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang bersama teman-temannya. Mendapat laporan kejadian tersebut, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun bersama personel Polsek Raya Kahean langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan kejadian.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima Piket SPKT Polsek Raya Kahean sekitar pukul 17.50 WIB dari masyarakat yang menginformasikan adanya dua remaja tenggelam di Sungai Aquarium. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Raya Kahean AKP Surianto Pinem, SH bersama personel piket segera menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, petugas menemukan dua korban dalam kondisi tenggelam di sungai. Proses evakuasi dilakukan secara cepat dengan melibatkan personel Polsek Raya Kahean, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun, anggota Koramil Raya Kahean, serta bantuan masyarakat sekitar. Kedua korban kemudian berhasil dievakuasi dari dalam sungai untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan.

Korban diketahui bernama Revi Ansyah (17) dan Zikri Subekti (17), keduanya merupakan pelajar yang berdomisili di Depot Sundoro, Jalan Peringgan, Desa Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi. Berdasarkan keterangan saksi, enam remaja berangkat bersama dari Tebing Tinggi menuju lokasi pemandian menggunakan dua sepeda motor dan tiba sekitar pukul 16.30 WIB.

Menurut keterangan para saksi, lima orang masuk ke dalam air untuk berenang, sementara satu orang lainnya memilih tidak ikut karena tidak bisa berenang. Setelah beberapa saat mandi dan berfoto, para remaja tersebut melompat ke bagian sungai yang lebih dalam. Tidak lama kemudian, Revi Ansyah terlihat meminta pertolongan. Upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh teman-temannya, termasuk Zikri Subekti yang berusaha menolong korban. Namun karena diduga kehabisan tenaga dan napas, keduanya akhirnya tenggelam. Berbagai upaya penyelamatan menggunakan tali dan pelepah sawit juga dilakukan, namun tidak berhasil.

AKP Verry Purba menyampaikan bahwa peristiwa tersebut murni merupakan musibah dan dikategorikan sebagai kejadian non-pidana. Pihak keluarga korban telah menyatakan keberatan dilakukan autopsi karena meyakini penyebab kematian akibat tenggelam. Polisi bersama Tim Inafis telah melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, serta melengkapi administrasi penyelidikan. Polres Simalungun juga mengimbau masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai maupun lokasi pemandian yang memiliki kedalaman dan arus yang tidak dapat diprediksi.(Humas Polres Simalungun)