Nasional

Direktur Toponimi Kemendagri Tinjau Titik Koordinat Batalyon 908 Gajah Dompak

74
×

Direktur Toponimi Kemendagri Tinjau Titik Koordinat Batalyon 908 Gajah Dompak

Sebarkan artikel ini

DAIRI – Direktur Toponimi dan Batas Daerah Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Raziras Rahmadillah, S.STP, MA, melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan Batalyon 908 Gajah Dompak, Kamis (9/4/2026).


Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan titik koordinat dan batas administrasi wilayah sebelum pembangunan fisik dimulai. Langkah ini dinilai penting guna menghindari potensi sengketa lahan maupun tumpang tindih klaim wilayah di kemudian hari.

Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, dipastikan bahwa lokasi pembangunan markas Batalyon 908 Gajah Dompak berada dalam wilayah administrasi Kabupaten Pakpak Bharat.

Raziras Rahmadillah menegaskan bahwa keakuratan penentuan titik koordinat menjadi prasyarat penting dalam perencanaan pembangunan, khususnya proyek strategis yang berkaitan dengan fasilitas pertahanan negara.

“Data wilayah administrasi, toponimi, pulau hingga Kode Wilayah Administrasi Pemerintahan (WAP) yang valid merupakan dasar dalam setiap perencanaan pembangunan. Untuk pembangunan markas batalyon ini, validitas data sangat penting agar proses pembangunan berjalan legal dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penetapan batas wilayah tersebut bersifat administratif dan tidak akan memengaruhi hak ulayat maupun hak kepemilikan masyarakat atas tanah di sekitar lokasi.

“Penentuan batas ini hanya untuk kepentingan administrasi pemerintahan. Hak masyarakat atas tanah tetap dilindungi dan tidak akan terganggu,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, yang hadir bersama Sekretaris Daerah Dairi, Surung Lamhot Charles Bantjin, menyampaikan dukungan terhadap proses penetapan koordinat tersebut. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Dairi menjadi bentuk komitmen kerja sama lintas daerah dalam mendukung pembangunan fasilitas pertahanan negara.

Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menyambut baik penetapan koordinat lokasi pembangunan batalyon tersebut.

Ia menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk bersinergi dengan TNI dan Kemendagri agar pembangunan Batalyon 908 Gajah Dompak dapat segera direalisasikan.
Menurutnya, kehadiran batalyon tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pertahanan sekaligus meningkatkan stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Sumatera Utara Ade Sofianita, Sekretaris Daerah Pakpak Bharat Jalan Berutu, Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah terkait. (CN)