Internasional

Delegasi IMT-GT dan KLH RI Kunjungi PT SDLi, Dorong Pengelolaan Limbah Berkelanjutan

90
×

Delegasi IMT-GT dan KLH RI Kunjungi PT SDLi, Dorong Pengelolaan Limbah Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

DELI SERDANG – Delegasi Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia melalui Working Group on Environment melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas pengelolaan limbah milik PT Sumatera Deli Lestari Indah (SDLi) di Dusun XIX, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (19/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan 6th IMT-GT Working Group on Environment yang bertujuan memperkuat kolaborasi regional dalam pengelolaan lingkungan hidup, pengembangan ekonomi sirkular, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman di antara negara-negara anggota IMT-GT.

Director of IMT-GT Subregional Cooperation, Amri Bukhairi Bakhtiar, mengatakan kunjungan ke PT SDLi dilakukan untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan limbah yang telah diterapkan perusahaan serta potensi pengembangannya sebagai referensi bagi negara-negara anggota IMT-GT.

“Kami ingin memahami bagaimana SDLi mengelola limbah secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Selain aspek teknis pengelolaan limbah, kami juga melihat bagaimana perusahaan dapat menjalankan kegiatan usahanya sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Amri kepada wartawan.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Andina, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kerja sektor lingkungan IMT-GT yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Menurutnya, PT SDLi terus berupaya meningkatkan kinerja pengelolaan limbah melalui pengembangan fasilitas dan penerapan teknologi yang lebih efektif. Salah satu rencana strategis yang dipaparkan perusahaan adalah pengembangan fasilitas pengelolaan sampah elektronik atau electronic waste (e-waste) yang dinilai sejalan dengan tantangan lingkungan di masa depan.

Dalam pemaparannya, manajemen PT SDLi menjelaskan berbagai program pengembangan perusahaan, mulai dari peningkatan kapasitas pengelolaan limbah B3 dan non-B3, penguatan teknologi pengolahan limbah, hingga pengembangan fasilitas pengelolaan sampah elektronik guna mendukung penerapan ekonomi sirkular di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Legal and Compliance PT SDLi, Benny P. Sinaga, menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi IMT-GT dan dukungan Kementerian Lingkungan Hidup dalam memperkuat kerja sama regional di bidang lingkungan hidup.

“Kami merasa terhormat dapat menerima kunjungan delegasi IMT-GT di fasilitas SDLi. Forum ini menjadi wadah yang sangat baik untuk berbagi pengalaman, memperkuat jejaring kerja sama, serta mendorong implementasi ekonomi sirkular dalam pengelolaan limbah di kawasan,” kata Benny.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat melahirkan berbagai gagasan dan peluang kolaborasi yang bermanfaat bagi pengembangan tata kelola limbah yang lebih baik, baik di Indonesia maupun di kawasan IMT-GT secara keseluruhan.

“Kami optimistis sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan di kawasan IMT-GT akan memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan pengelolaan limbah yang berkelanjutan serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berdaya saing,” pungkasnya. (Ril)