Nasional

Bupati Taput Tinjau Internet Bakti di 12 Sekolah

171
×

Bupati Taput Tinjau Internet Bakti di 12 Sekolah

Sebarkan artikel ini

TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melakukan audiensi sekaligus evaluasi pemanfaatan jaringan internet satelit Bakti dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di 12 sekolah lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.


Kegiatan dipusatkan di SD Negeri No. 173130 Sihujur, Desa Sihujur, Kecamatan Tarutung, Kamis (5/3/2026). Turut hadir Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan, serta 12 kepala sekolah penerima manfaat yang mengikuti pertemuan secara daring melalui Zoom dari masing-masing sekolah.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Komdigi melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) atas dukungan penyediaan akses internet bagi sekolah-sekolah yang sebelumnya belum terjangkau jaringan.

“Terima kasih atas bantuan internet yang telah dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah yang sebelumnya belum memiliki akses. Kehadiran jaringan ini sangat membantu proses belajar mengajar, khususnya dalam pembelajaran berbasis teknologi informasi,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, kehadiran internet satelit Bakti telah membuka akses pembelajaran digital di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan konektivitas. Menurutnya, dukungan tersebut sangat relevan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, terutama di daerah terpencil.

Pada kesempatan itu, Bupati juga berharap agar Komdigi dapat memperluas cakupan layanan internet Bakti ke wilayah lain di Tapanuli Utara yang hingga kini belum memiliki akses jaringan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami memohon agar ke depan dapat dilakukan penambahan dukungan program Bakti Komdigi bagi daerah-daerah yang belum memiliki akses internet. Besar harapan kami kerja sama dengan Komdigi dan seluruh pihak terkait semakin erat demi kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 6 Garoga, Lambok Dongoran, dalam testimoninya menyampaikan bahwa layanan internet Bakti sangat membantu kegiatan belajar mengajar di sekolahnya.

“Bakti Komdigi sangat bermanfaat bagi sekolah kami karena kami dapat memanfaatkan berbagai perangkat pembelajaran berbasis internet. Kami berharap koneksi ini tetap stabil, terutama saat pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), sehingga siswa tidak perlu lagi pergi ke ibu kota kecamatan untuk mengikuti ujian,” ungkapnya.

Direktur Utama Bakti Komdigi, Fadhilah Mathar, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 44 titik layanan Bakti di Kabupaten Tapanuli Utara yang tersebar di sejumlah sekolah dasar, sekolah menengah pertama, serta kantor desa.

“Layanan Bakti Komdigi merupakan upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat Indonesia memperoleh akses internet dan layanan digital secara merata,” jelasnya.(Torop)