Nasional

Bupati Samosir Jamu Wagub Papua Selatan, Perkuat Kolaborasi Budaya

63
×

Bupati Samosir Jamu Wagub Papua Selatan, Perkuat Kolaborasi Budaya

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR – Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menjamu Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa dalam suasana penuh keakraban di kawasan Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, Sabtu (4/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di sela-sela penyelenggaraan Samosir Music International tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antardaerah melalui diplomasi budaya.

Di tengah semarak pertunjukan musik yang dihadiri ribuan pengunjung, pertemuan kedua pemerintah daerah tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas peluang kerja sama di berbagai sektor, mulai dari pengembangan kebudayaan, pariwisata, hingga pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bentuk penghormatan kepada tamu, Vandiko dan Ariston menyematkan ulos kepada Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa. Prosesi adat tersebut menjadi simbol persaudaraan, penghormatan, dan harapan agar hubungan baik antara Kabupaten Samosir dan Provinsi Papua Selatan semakin erat.

Turut hadir dalam kesempatan itu Staf Ahli Gubernur Papua Selatan Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Cahyo Agung Dwi Arianto, Sanggar Serapuh asuhan Pastor Fanumbi, serta Tober Band pimpinan Joko Juniar.

Kunjungan Wakil Gubernur Papua Selatan merupakan kelanjutan dari hubungan baik yang telah terjalin melalui pertukaran seni dan budaya. Sebelumnya, Komite Seni Budaya Nusantara Provinsi Papua Selatan sukses memukau masyarakat dan wisatawan dalam Geotourism Festival 2026, dan kembali tampil pada ajang Samosir Music International.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan bahwa kebudayaan merupakan bahasa universal yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur Papua Selatan di Kabupaten Samosir. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi langkah awal mempererat persaudaraan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Samosir dan Papua Selatan,” ujar Vandiko.

Menurutnya, kerja sama antardaerah tidak selalu harus dimulai dari sektor ekonomi, tetapi dapat dibangun melalui kebudayaan sebagai identitas bangsa.

“Budaya adalah jembatan pemersatu Indonesia. Ketika kita saling mengenal budaya masing-masing, akan tumbuh rasa saling memiliki. Dari situlah lahir kepercayaan, kolaborasi, hingga kesejahteraan masyarakat. Samosir selalu terbuka menjadi rumah bagi seluruh budaya Nusantara,” katanya.

Vandiko juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Papua Selatan yang terus mendukung pertukaran seni dan budaya sebagai upaya memperkuat persatuan nasional.

Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya diplomasi budaya sebagai salah satu instrumen pembangunan daerah. Melalui kepemimpinan Vandiko-Ariston, Kabupaten Samosir tidak hanya mempromosikan keindahan Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga membangun jejaring antardaerah melalui kebudayaan, sekaligus memperkuat citra Samosir sebagai daerah yang terbuka, inklusif, dan menjadi simpul persatuan bangsa.

Dari tepian Danau Toba, semangat persaudaraan kembali diteguhkan. Ulos yang disematkan kepada Wakil Gubernur Papua Selatan menjadi simbol penghormatan, persahabatan, dan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara Samosir dan Papua Selatan demi kemajuan bersama.(Rii)