Nasional

Geofest Festival 2026 Dongkrak Pariwisata dan UMKM Samosir

57
×

Geofest Festival 2026 Dongkrak Pariwisata dan UMKM Samosir

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR – The 7th Geotourism Festival (Geofest) and International Conference 2026 yang digelar di kawasan Waterfront City Pangururan, Kabupaten Samosir, Kamis (2/7/2026), berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian ribuan wisatawan dari berbagai daerah.

Event bertaraf internasional tersebut menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan berbasis geopark. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan, homestay, UMKM, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Geotourism Festival 2026 dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara Yudha Pratiwi Setiawan yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, Anggota DPD RI Muhammad Nuh, General Manager Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp) Azizul Kholis, Presiden Jaringan Geopark Indonesia (JGI) Dedi Irfan Bahri, President Asia Pacific Geoparks Network (APGN) Xiaochi Jin, perwakilan Konsulat Jenderal Singapura dan Konsulat Jenderal Tiongkok, unsur Forkopimda, pimpinan OPD se-Kabupaten Samosir, serta tamu undangan dari berbagai daerah.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang telah mempercayakan Kabupaten Samosir sebagai tuan rumah penyelenggaraan Geotourism Festival 2026.

Menurutnya, festival dan konferensi internasional tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat promosi geowisata, membangun kolaborasi antarpemangku kepentingan, sekaligus memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan geologi kawasan Danau Toba kepada dunia.

“Terima kasih atas kehadiran seluruh tamu dan peserta yang datang dari berbagai daerah. Terima kasih juga kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara yang terus memberikan dukungan terhadap perkembangan pariwisata Danau Toba. Melalui kegiatan ini, hotel, homestay, UMKM, dan ekonomi masyarakat ikut bergerak. Mari menikmati keindahan Samosir, Negeri Indah Kepingan Surga,” ujar Ariston.

Sebagai tanda dibukanya Geotourism Festival 2026, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara bersama Wakil Bupati Samosir dan unsur Forkopimda melakukan pemukulan gondang sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan.

Di sela-sela acara, Ariston juga meninjau stan-stan UMKM untuk memastikan pelayanan kepada wisatawan berjalan dengan baik. Ia mengingatkan seluruh pelaku usaha agar memberikan pelayanan terbaik serta menjaga harga tetap wajar.

“Saya harap tidak ada yang menaikkan harga secara sepihak. Layani seluruh tamu dengan ramah dan berikan harga yang standar,” pesannya.

Sementara itu, Kementerian Pariwisata RI melalui sambungan daring memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark, serta Pemerintah Kabupaten Samosir atas sinergi dan kolaborasi dalam menyelenggarakan festival berskala internasional tersebut.

Menurut Kementerian Pariwisata, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, baik dari tingkat nasional maupun internasional, menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung pengelolaan pariwisata berbasis geopark yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing destinasi Danau Toba di tingkat global.

Selain menjadi ajang promosi pariwisata, Geotourism Festival 2026 juga menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya khas Samosir, tari multi-etnik Sumatera Utara, serta hiburan dari Siantar Rap Foundation yang berhasil memukau ribuan pengunjung.

Tingginya antusiasme masyarakat dan wisatawan turut membawa berkah bagi para pelaku UMKM. Stan kuliner, kerajinan tangan, hingga produk ekonomi kreatif dipadati pengunjung sehingga mendorong peningkatan transaksi dan pendapatan masyarakat.

Keberhasilan penyelenggaraan Geotourism Festival 2026 menjadi bukti bahwa event pariwisata berkualitas tidak hanya memperkuat citra Kabupaten Samosir sebagai destinasi unggulan kawasan Danau Toba, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM, sektor jasa, dan masyarakat secara berkelanjutan.(Ril)