Nasional

Wabup Samosir Apresiasi Kader PKK Saat Monitoring Lomba Desa Binaan Provinsi

63
×

Wabup Samosir Apresiasi Kader PKK Saat Monitoring Lomba Desa Binaan Provinsi

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan monitoring pelaksanaan Lomba Desa Binaan UP2K PKK di Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penilaian Lomba Desa Binaan tingkat Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026.

Desa Hariara Pohan terpilih sebagai desa binaan kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK yang mewakili Kabupaten Samosir pada ajang tingkat provinsi. Selain di Kecamatan Harian, TP PKK Provinsi Sumatera Utara juga melakukan monitoring pada sejumlah desa binaan di kategori perlombaan lainnya.

Monitoring dilaksanakan di Desa Siopat Sosor, Kecamatan Pangururan untuk kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Desa Tomok Parsaoran, Kecamatan Simanindo untuk kategori Aku Hatinya PKK, Desa Huta Tinggi, Kecamatan Pangururan untuk kategori Tertib Administrasi PKK, serta Desa Ronggurnihuta, Kecamatan Ronggurnihuta untuk kategori IVA Test.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Samosir. Menurutnya, kegiatan monitoring tidak hanya sebatas perlombaan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi sekaligus upaya memperkuat program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga.

Ariston juga memberikan penghargaan kepada seluruh kader dan pengurus TP PKK tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten yang telah bekerja keras mempersiapkan lomba selama berbulan-bulan. Ia berharap momentum tersebut dapat memperkuat kolaborasi antar pihak serta meningkatkan kreativitas para kader PKK dalam mengembangkan berbagai produk unggulan desa.

“Saya mengapresiasi semangat dan kerja keras ibu-ibu PKK yang telah mempersiapkan lomba ini dengan baik. Melalui kegiatan ini, kita dapat saling berkolaborasi dan berbagi pengalaman sehingga mampu meningkatkan kreativitas serta kualitas produk yang dihasilkan masyarakat,” ujar Ariston.

Sementara itu, Ketua Tim II TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Boya Yanti Gultom, menilai berbagai produk unggulan yang dihasilkan Kelompok Pelaksana (Poklak) UP2K PKK Desa Hariara Pohan sudah cukup baik, mulai dari produk bandrek, keripik, hingga produk olahan lainnya. Namun demikian, ia menekankan pentingnya melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk memperkuat pengembangan usaha.

Selain itu, Boya Yanti juga mengingatkan pentingnya penyusunan laporan kegiatan yang sistematis sebagai nilai tambah dalam penilaian lomba. Ia menambahkan bahwa informasi pada kemasan produk, seperti sertifikasi halal dan izin BPOM, perlu dicantumkan guna meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM binaan PKK.

Dalam kegiatan tersebut, tim monitoring juga melakukan sesi tanya jawab serta penilaian langsung terhadap pelaksanaan program UP2K PKK di Desa Hariara Pohan. Hasil monitoring dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara nantinya akan dievaluasi untuk menentukan nominasi terbaik yang akan melaju ke tahap penilaian berikutnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara, di antaranya Boya Yanti Gultom, Hairani Lubis, dan Paul Simamora, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk, Asisten II Setdakab Samosir Hotraja Sitanggang, Camat Harian, kepala desa, serta unsur masyarakat setempat.(Ril)