SAMOSIR – Ketua Umum Parsadaan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI), Effendi Muara Sakti Simbolon melantik pengurus PSBI Wilayah Samosir, Wilayah Tele, serta pengurus dari 38 sektor dalam kegiatan konsolidasi organisasi yang berlangsung di Sopo Bolon HKBP Pangururan, Selasa (12/05/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Vandiko T. Gultom kembali dipercaya menjadi Penasehat PSBI Wilayah Samosir. Acara berlangsung penuh nuansa kekeluargaan dan adat Batak, diawali dengan ibadah, konsolidasi organisasi, hingga prosesi adat Dalihan Natolu.
Prosesi adat ditandai dengan pemberian tudu-tuduni sipanganon dari Marga Simbolon kepada Marga Limbong, dilanjutkan pemberian ulos dan dekke (ikan mas) dari Marga Limbong selaku tulang kepada Marga Simbolon. Hadir pula Marga Silalahi Raja sebagai Boru Sihabolonon Marga Simbolon.
Dalam sambutannya, Vandiko mengapresiasi kekompakan dan soliditas keluarga besar Simbolon di bawah kepemimpinan Effendi MS Simbolon. Ia menilai PSBI terus berkembang dan mampu menjadi organisasi yang memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
“Selamat dan sukses atas konsolidasi dan pelantikan pengurus wilayah dan sektor. Pengurus yang terpilih harus mampu merangkul seluruh pomparan Simbolon sehingga PSBI tetap bersatu dan mendukung pembangunan di Samosir,” ujar Vandiko.
Sebagai bagian dari keluarga besar Simbolon, Vandiko berharap kepengurusan yang baru dapat menyusun program yang selaras dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Samosir. Ia menyebut sejumlah program prioritas Pemkab Samosir, di antaranya layanan BPJS gratis dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) mencapai 99 persen, bantuan pertanian bagi kelompok tani, beasiswa bagi pelajar berprestasi dan kurang mampu senilai Rp4,3 miliar, hingga program bantuan modal tanpa bunga bagi UMKM yang disebut menjadi satu-satunya di Sumatera Utara.
Menurut Vandiko, Pemkab Samosir juga siap memberikan pendampingan kepada PSBI, khususnya dalam pengembangan sektor UMKM.
“Tahun depan akan kita support. Silakan susun program yang dapat disinergikan dengan program unggulan Pemkab Samosir. Semoga PSBI semakin berdampak dan terlibat dalam pembangunan daerah,” katanya.
Ia juga berharap Ketum PSBI semakin berperan dalam pembangunan, baik di Kabupaten Samosir maupun secara nasional.
Sementara itu, Effendi Muara Sakti Simbolon mengajak seluruh pomparan Simbolon di 156 wilayah untuk terus menjaga persatuan dan mempererat hubungan kekeluargaan.
Effendi turut memuji perkembangan Kabupaten Samosir dalam beberapa tahun terakhir yang dinilai mengalami kemajuan signifikan di bawah kepemimpinan Vandiko.
“Kami ikut merasakan pertumbuhan dan perkembangan Samosir. Di bawah kepemimpinan Vandiko, banyak perubahan nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Effendi.
Dalam kesempatan itu, Effendi juga mendorong Pemkab Samosir agar memberikan perhatian dan penghargaan kepada marga-marga yang aktif menjaga kelestarian adat dan budaya Batak, termasuk komunitas Si Pitu Sohe serta para pelaku seni budaya.
Ia menegaskan organisasi marga harus ikut mengambil peran dalam mendukung pembangunan dan program pemerintah.
Dari berbagai program unggulan Pemkab Samosir, Effendi meminta pengurus PSBI wilayah dan sektor agar mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan tetap menjalin koordinasi bersama pemerintah.
“Pengurus wilayah dan sektor PSBI harus dapat ambil bagian dalam program-program tersebut. Manfaatkan dengan baik dan tetap mengikuti aturan yang berlaku,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Effendi mengungkapkan rencana untuk mengunjungi seluruh sektor PSBI guna mempererat hubungan antaranggota.
“Sejak lahir kita sudah Simbolon, diikat dalam persaudaraan dan kekerabatan lintas budaya maupun agama. Kekerabatan itu sangat kuat dan harus terus kita jaga,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekjen PSBI Jonner Simbolon, unsur Si Pitu Sohe, PPLMI, BTN, Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Ardutama Nusantara Putra, Ketua PSBI Wilayah Samosir terpilih Ferry Simbolon, Ketua PSBI Wilayah Tele terpilih Mangelek Simbolon, serta jajaran Pemkab Samosir dan anggota PSBI dari 38 sektor.(Ril)





