Nasional

Pemko Pematangsiantar Hibahkan Rp25 Miliar Bantu Penanganan Bencana di Aceh

89
×

Pemko Pematangsiantar Hibahkan Rp25 Miliar Bantu Penanganan Bencana di Aceh

Sebarkan artikel ini

BANDA ACEH – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyepakati pemberian dana hibah untuk membantu penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Kesediaan Bantuan Keuangan dalam Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Banda Aceh, Senin (20/4/2026).

Pemerintah daerah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) secara bersama menyepakati pemberian dana hibah sebesar Rp260 miliar yang bersumber dari sebagian dana Transfer ke Daerah (TKD) yang diterima masing-masing daerah.

Tercatat delapan pemerintah daerah di Sumut turut berpartisipasi dalam bantuan tersebut, termasuk dua pemerintah kota. Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mengalokasikan dana hibah sebesar Rp25 miliar untuk membantu Kabupaten Bener Meriah. Sementara Pemko Medan menyalurkan bantuan sebesar Rp50 miliar untuk Kabupaten Aceh Tamiang.

Selain itu, enam pemerintah kabupaten di Sumut juga memberikan dukungan bantuan, yakni Pemerintah Kabupaten Deliserdang sebesar Rp50 miliar untuk Kabupaten Aceh Timur, Pemkab Simalungun Rp30 miliar untuk Kabupaten Aceh Utara, Pemkab Asahan Rp30 miliar untuk Kabupaten Bireuen, serta Pemkab Serdang Bedagai Rp25 miliar untuk Kabupaten Pidie Jaya.

Selanjutnya, Pemkab Labuhanbatu Selatan menghibahkan Rp25 miliar untuk Kabupaten Aceh Tengah, dan Pemkab Labuhanbatu sebesar Rp25 miliar untuk Kabupaten Gayo Lues.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas solidaritas para kepala daerah di Sumut yang bersedia membantu daerah lain yang sedang menghadapi keterbatasan fiskal.

“Terima kasih kepada delapan kepala daerah yang telah menghibahkan bantuan kepada daerah yang memang sedang mengalami kesulitan,” ujar Tito.

Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun 2026 pemerintah pusat menambah alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dengan total mencapai Rp10,6 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp6,3 triliun dialokasikan untuk Sumatera Utara, Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat, dan Rp1,6 triliun untuk Provinsi Aceh.

Dalam kesempatan itu, Tito juga mengingatkan seluruh kepala daerah agar menjaga integritas dalam menjalankan pemerintahan serta menghindari praktik korupsi maupun pemborosan anggaran.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, ia meminta pemerintah daerah tetap fokus menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi, karena hal tersebut berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat dan ketahanan ekonomi daerah.

Raker Komwil I APEKSI Tahun 2026 diikuti sebanyak 126 peserta dari 21 kota di wilayah komisariat tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Pematangsiantar turut didampingi jajaran Pemerintah Kota Pematangsiantar, termasuk perwakilan dari Bagian Pemerintahan.(Ril)