Nasional

Wesly Silalahi Hadiri Halal Bihalal Sumut Bergiat, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Anak Yatim

75
×

Wesly Silalahi Hadiri Halal Bihalal Sumut Bergiat, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Anak Yatim

Sebarkan artikel ini

MEDAN – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat bersama Ikatan Alumni Magister Studi Pembangunan (IKA MSP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU).

Kegiatan tersebut digelar oleh Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso SH MSP di Hotel Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Kota Medan, Sabtu (04/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wesly bersama Sugiat Santoso, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dr Harli Siregar SH MHum, serta sejumlah kepala daerah lainnya menyerahkan bantuan 500 paket sembako kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial.

Sebelum acara dimulai, Wesly terlihat berbincang akrab dengan Sugiat Santoso serta Tuan Guru Batak Syekh Dr H Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk MA.

Turut hadir dalam kegiatan itu sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya anggota DPR RI Musa Rajekshah dan Maruli Siahaan, pimpinan DPRD kabupaten/kota, serta para pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Usai kegiatan, Wesly menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berkolaborasi dalam kegiatan sosial tersebut.

“Apresiasi dan terima kasih kepada anggota DPR RI Sugiat Santoso yang juga penggerak Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat serta Ketua IKA MSP FISIP USU. Semangat ini tentu selaras dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar yang selalu hadir untuk masyarakat,” ujarnya.

Wesly juga menegaskan bahwa program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto sangat relevan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras.

“Momentum Halal Bihalal ini diharapkan semakin memperkuat silaturahmi kita, terlebih dengan program-program yang digagas Sugiat Santoso yang berdampak langsung kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sugiat Santoso menjelaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal tersebut merupakan kolaborasi antara Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan Ikatan Alumni Magister Studi Pembangunan USU.

“Ini merupakan acara gabungan dari Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan Ikatan Alumni Magister Studi Pembangunan USU,” ujar Sugiat yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiat juga memaparkan teori GIAT yang menjadi bagian dari disertasinya di Universitas Sumatera Utara.

“Pada sidang tertutup disertasi saya, saya mengangkat Teori GIAT. G itu Gerakan, I itu Inklusif, A itu Akar (mengakar), dan T itu Tumbuh,” jelasnya.

Sugiat yang juga Ketua IKA MSP FISIP USU menuturkan bahwa falsafah hidup tersebut berangkat dari pesan orang tuanya untuk selalu mengingat asal-usul.

“Jabatan itu hanya sementara. Asal-usul saya adalah rakyat, orang tua saya petani. Karena itu, tidak boleh karena jabatan kita menjadi elit dan melupakan akar. Gerakan harus memiliki akar yang kuat,” tuturnya.

Ia berharap seluruh pihak yang hadir memiliki semangat gerakan yang kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan semua yang tergabung di sini memiliki semangat gerakan yang kuat, filosofi hidup yang inklusif, memiliki akar yang kuat, dan dapat memberikan sesuatu bagi masyarakat,” tandasnya.(Ril)