Nasional

Wapres Gibran Tinjau RSUD Kondosapata, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

56
×

Wapres Gibran Tinjau RSUD Kondosapata, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini

MAMASA(SULSEL) – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata di Dusun Katoing, Desa Penanian, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (2/11/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wapres mendorong peningkatan kapasitas rumah sakit agar masyarakat Mamasa dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai di daerah sendiri tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk berobat.

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari komitmen Wapres untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan dan aspirasi warga, sekaligus memastikan program Presiden berjalan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Wapres menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus didukung kesiapan fasilitas, tenaga medis, dan peralatan kesehatan. Menurutnya, keberadaan rumah sakit harus benar-benar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.

“Kita ingin masyarakat bisa mendapat pelayanan kesehatan yang baik di daerahnya sendiri tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk kebutuhan yang seharusnya dapat ditangani di daerah tersebut,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur rumah sakit harus berjalan seiring dengan pemenuhan sumber daya manusia dan peralatan medis. Ketersediaan gedung dan fasilitas fisik harus diikuti kesiapan tenaga kesehatan serta sistem pelayanan yang optimal.

“Rumah sakit ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kita ingin pembangunannya berjalan baik, tapi yang tidak kalah penting adalah kesiapan dokter, alat kesehatan, dan pelayanan kepada pasien. Jangan sampai gedungnya sudah selesai, tetapi fasilitas dan tenaga medisnya belum siap,” tegasnya.

Wapres turut mengingatkan agar proses pembangunan tidak mengganggu pelayanan kesehatan yang sedang berjalan. Keselamatan dan kenyamanan pasien harus tetap menjadi prioritas selama pengerjaan proyek berlangsung.

“Selama pembangunan, bagaimana pelayanan pasien? Tolong pastikan tidak mengganggu keselamatan dan kenyamanan pasien,” pesannya.

Selain itu, Wapres menanyakan pemenuhan kebutuhan dokter spesialis, termasuk kemungkinan kerja sama dengan perguruan tinggi melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).

“Terkait pemenuhan kebutuhan dokter spesialis, di sini sudah ada berapa? Apa sudah ada MoU dengan universitas?” tanya Wapres.

Plt. Direktur RSUD Kondosapata, Naomi Bungan, menjelaskan bahwa rumah sakit saat ini telah memiliki sejumlah dokter spesialis, antara lain spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn), THT, gigi, serta anestesi. Namun, jumlah tenaga medis masih perlu ditambah, khususnya dokter obgyn yang saat ini baru tersedia satu orang dari kebutuhan dua orang.

“Saat ini ada sekitar 4 orang, yaitu dokter obgyn. Tapi hanya 1, kebutuhan kami ada 2. Kemudian ada dokter ahli THT, kemudian ada dokter spesialis gigi, kemudian dokter anestesi,” jelas Naomi.

Ia menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis lainnya, RSUD Kondosapata telah menjalin kerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas).

“Selebihnya itu kami MoU dengan Unhas (Universitas Hasanuddin) untuk pemenuhan dokter yang lain,” imbuhnya

Dalam peninjauan tersebut, Wapres mengunjungi sejumlah poliklinik, meliputi Poli THT, Interna, Bedah, Neurologi, Obgyn, Gigi, Kejiwaan, dan Anak. Wapres juga melihat langsung kondisi ruang bersalin serta ketersediaan fasilitas pelayanan bagi ibu yang akan melahirkan.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah keterbatasan kapasitas ruang persalinan. Saat ini, RSUD Kondosapata hanya memiliki dua ruang persalinan. Jika jumlah pasien melebihi kapasitas, sebagian pasien terpaksa dirujuk ke luar Kabupaten Mamasa.

Meskipun biaya pelayanan kesehatan dapat ditanggung melalui BPJS Kesehatan, rujukan ke luar daerah tetap berpotensi menambah beban pasien dan keluarga, terutama biaya transportasi dan akomodasi selama mendampingi pasien.

Kondisi tersebut menjadi alasan pentingnya peningkatan kapasitas, fasilitas, dan kualitas pelayanan RSUD Kondosapata. Dengan demikian, masyarakat Kabupaten Mamasa diharapkan dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih optimal tanpa harus pergi jauh ke luar daerah.

Mamasa, 2 November 2026

Biro Pers, Media, dan Informasi

Sekretariat Wakil Presiden