Berita Daerah

Pemkab Simalungun Lepas 100 Calhaj ke Tanah Suci

134
×

Pemkab Simalungun Lepas 100 Calhaj ke Tanah Suci

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun secara resmi melepas keberangkatan 100 jamaah calon haji (calhaj) untuk menunaikan ibadah haji musim 1447 H/2026 M. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di halaman Masjidil Asy Syuhada Korem 022/PT, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Sumatera Utara, Rabu (6/5/2026).

Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi unsur Forkopimda. Suasana haru menyelimuti acara yang diiringi kumandang azan dan lantunan talbiah.

Sebanyak 100 jamaah tersebut didampingi empat petugas penyelenggara, yakni Ketua Kloter Riswansyah Hasibuan, Pembimbing Ibadah Sumarno, serta dua petugas kesehatan dr. Nila Khairani Saragih dan dr. Dewi Surya.

Turut hadir dalam acara itu Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, anggota DPRD, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, perwakilan Danrem 022/PT, Ketua TP PKK Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih, Ketua MUI H. Ki Dardjat Purba, serta keluarga jamaah dan undangan lainnya.

Acara diawali doa yang dipimpin Ketua MUI, dilanjutkan pembacaan talbiah bersama oleh Grup Al Ihwan.

Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Simalungun, Ghozali Nasution, melaporkan bahwa 100 jamaah terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 3 (1 orang), Kloter 9 (7 orang), Kloter 11 (2 orang), dan Kloter 14 (90 orang).

“Untuk Kloter 3, 9, dan 11 telah tiba di Makkah. Hari ini kita memberangkatkan Kloter 14 sebanyak 90 orang yang merupakan rombongan terbesar dari Simalungun, dan akan bergabung dengan jamaah dari Tapanuli Tengah dan Kota Medan,” ujarnya.

Ghozali berpesan agar jamaah senantiasa mengikuti arahan petugas, menjaga kesehatan, serta berdoa agar memperoleh haji mabrur.

Ketua DPRD Simalungun Sugiarto berharap para petugas dapat membimbing jamaah dengan baik agar fokus beribadah. Ia juga berharap kuota haji untuk Simalungun dapat meningkat di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Bupati Anton Achmad Saragih mengajak jamaah memperbanyak talbiah serta menjaga niat selama menjalankan ibadah haji. Ia juga berbagi pengalaman saat menunaikan haji pada tahun 1981 dan 1994.

“Yang paling berat adalah setelah pulang haji, apakah kita menjadi lebih baik atau tidak. Maka niatkan dengan sungguh-sungguh. Insya Allah seluruh jamaah berangkat dan pulang dalam keadaan selamat serta menjadi haji mabrur,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kesabaran selama di Tanah Suci, serta meminta keluarga yang ditinggalkan tetap tenang dan mendoakan kelancaran ibadah jamaah.

Berdasarkan data, jamaah laki-laki tertua berusia 80 tahun atas nama Rahman Redjo Setiko dan termuda Derian Reditya Nugraha (23 tahun). Untuk jamaah perempuan, tertua Kaminah Damanik (82 tahun) dan termuda Alma Dhea Arum Sari (25 tahun).

Dalam rangkaian acara, turut dilakukan penyerahan rompi Kementerian Haji kepada Bupati Simalungun serta penyerahan pataka Habonaron Do Bona kepada ketua rombongan sebagai simbol doa restu agar perjalanan jamaah berjalan lancar dan selamat. (Ril)