Berita Daerah

Paskah Oikumene Pemkab Dairi, Bupati Ajak ASN Tebar Kasih dan Kepedulian

93
×

Paskah Oikumene Pemkab Dairi, Bupati Ajak ASN Tebar Kasih dan Kepedulian

Sebarkan artikel ini

DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menggelar Perayaan Paskah Oikumene Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Sidikalang, Jumat (17/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Dairi.

Dalam perayaan tersebut, khotbah disampaikan Sekretaris Jenderal GKPI Pdt. Parsaoran Sinaga. Ia menegaskan bahwa makna Paskah bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk merenungkan kepedulian dan kasih Tuhan kepada umat manusia.

Menurutnya, kebangkitan Kristus menunjukkan bahwa Dia adalah Tuhan yang hidup dan penuh kuasa. Karena itu, umat diajak untuk tidak hanya memikirkan kehidupan jasmani yang fana, tetapi juga pembaruan kehidupan rohani.

“Yang hendak kita renungkan bukan kebangkitan tubuh yang fana ini, tetapi kebangkitan tubuh rohani kita. Kita merenungkan karya Tuhan yang menyediakan kehidupan kekal bagi umat-Nya,” ujar Pdt. Parsaoran Sinaga dalam khotbahnya.

Sementara itu, Bupati Dairi Vickner Sinaga dalam sambutannya mengatakan bahwa Perayaan Paskah Oikumene menjadi momen penting untuk merefleksikan kasih Kristus sekaligus memperkuat komitmen sebagai pelayan publik yang hidup dalam iman, harapan, dan kasih.

Ia menegaskan bahwa kebangkitan Kristus membuktikan kuasa maut dan dosa telah dikalahkan, sekaligus mengajak umat untuk menjadi “ciptaan baru”.

“Identitas kita tidak lagi ditentukan oleh kegagalan masa lalu, tetapi oleh kemenangan Kristus. Kebangkitan-Nya memberi kekuatan bagi kita untuk bangkit dari keterpurukan mental, emosional, maupun spiritual,” ujar Vickner Sinaga.

Bupati juga menekankan bahwa Paskah merupakan momentum untuk menumbuhkan semangat berbagi kasih, perdamaian, dan kepedulian terhadap sesama, serta menjaga kelestarian alam. Menurutnya, Paskah tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan solidaritas dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui perayaan ini, saya mengajak seluruh ASN dan masyarakat Dairi yang beriman kepada Kristus untuk menjadi teladan dalam keluarga dan masyarakat. Mari kita bersama membangun Dairi sebagai tanah yang diberkati Tuhan, tanah yang subur, damai, dan penuh harapan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pembangunan daerah demi mewujudkan Kabupaten Dairi yang sejahtera dan berdaya saing melalui pemerataan pembangunan yang berkeadilan, dengan semangat pelayanan yang dilandasi kasih Kristus.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani menegaskan bahwa nilai-nilai Paskah juga mengajarkan pentingnya keseimbangan antara iman dan kinerja.

Menurutnya, semangat doa dan keimanan harus diikuti dengan prestasi kerja yang nyata dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Paskah mengajarkan kepada kita untuk hidup konsisten dan menunjukkan prestasi kerja. Sebagai Ketua DPRD, kami akan terus mengawasi kinerja seluruh jajaran OPD. Jika ada yang tidak mampu mengikuti ritme kerja pimpinan daerah, tentu akan kami sampaikan untuk dievaluasi,” ujar Sabam Sibarani.

Adapun tema Perayaan Paskah Oikumene Pemkab Dairi tahun ini adalah “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17).

Sementara subtema yang diangkat yakni Kebangkitan Kristus sebagai momen pembaruan hidup untuk mewujudkan masyarakat Dairi yang sejahtera dan berdaya saing melalui pemerataan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan, dengan memulihkan relasi dengan Tuhan, sesama, dan alam. (CN)