Kriminal

Operasi Malam Polsek Bangun: Bandar Sabu ‘Kapten’ Tumbang dengan Barang Bukti

547
×

Operasi Malam Polsek Bangun: Bandar Sabu ‘Kapten’ Tumbang dengan Barang Bukti

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Kolaborasi solid antara Unit Intel dan Reskrim Polsek Bangun membuahkan hasil dalam perang melawan narkoba. Kanit Intel Polsek Bangun, IPDA B. Silalahi, bersama Kanit Reskrim IPDA Sugeng Suratman, berhasil meringkus seorang bandar sabu bernama Muhammad Rijal alias Kapten (45) dengan barang bukti 1,42 gram narkotika jenis sabu, Kamis (18/9/2025) malam di kawasan lokalisasi Bukit Maraja, Kecamatan Gunung Malela.

Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Henry Salamat Sirait, mengapresiasi keberhasilan ini sebagai bukti nyata sinergi yang efektif. “Kerjasama intelijen dan investigasi kriminal terbukti mampu menciptakan strategi operasi yang komprehensif dan presisi,” ujarnya, Minggu (21/9/2025).

 

Operasi berawal dari analisis intelijen terhadap laporan masyarakat yang mengarah pada aktivitas mencurigakan di Barak Cahaya Nagori Marihat Bukit. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, Kapolsek Bangun AKP R. Simarmata memerintahkan eksekusi operasi dengan melibatkan tim gabungan yang dipimpin kedua Kanit.

Dalam penggerebekan pukul 20.30 WIB, tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan. Dari lokasi, polisi menemukan dua plastik klip kecil berisi sabu seberat 1,42 gram serta satu plastik klip besar berisi sabu, yang disembunyikan di bawah tempat tidur. Satu unit handphone milik tersangka turut diamankan sebagai barang bukti untuk menelusuri jaringan peredaran.

IPDA B. Silalahi menegaskan keberhasilan ini berkat analisis situasi yang matang. “Informasi masyarakat kami olah cermat untuk memastikan sasaran tepat dan operasi minim risiko,” ungkapnya. Sementara IPDA Sugeng menambahkan, “Kolaborasi Intel dan Reskrim saling melengkapi, menjadi kunci sukses dalam pengungkapan kasus ini.”

Kapolsek Bangun menyebut operasi tersebut sebagai contoh sinergi ideal antarunit di tingkat polsek. Sedangkan Kasat Narkoba Polres Simalungun memastikan pola kolaborasi ini akan terus diterapkan. “Pesan kami kepada para bandar: kami akan terus memburu hingga ke persembunyian sekalipun,” tegasnya.

Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Simalungun untuk proses penyidikan lebih lanjut.(Ril/741T)