Nasional

Enam Warga Terjebak Banjir di Serbelawan Berhasil Dievakuasi

76
×

Enam Warga Terjebak Banjir di Serbelawan Berhasil Dievakuasi

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Tim gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun berhasil mengevakuasi enam warga yang terjebak banjir di kawasan Pasar Bawah, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Kamis malam (30/7/2026).

Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Simalungun selama beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Sikkam meluap. Air yang naik dengan cepat merendam puluhan rumah warga hingga mencapai sekitar tiga meter, serta menggenangi sejumlah fasilitas umum dan sarana pendidikan.

Enam warga yang tidak sempat menyelamatkan diri terpaksa bertahan di atas atap rumah selama lebih dari dua jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

Mendapat laporan kejadian, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, langsung turun ke lokasi bersama personel. Setelah menerima informasi adanya warga yang terjebak, BPBD membentuk tim gabungan yang terdiri dari personel TNI Koramil Serbelawan, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan, serta masyarakat setempat.

Dengan menggunakan perahu karet, tim menerobos arus banjir untuk mengevakuasi para korban. Berkat koordinasi dan kerja sama yang baik, seluruh warga berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat dan selanjutnya dibawa ke rumah warga untuk mendapatkan penanganan sementara.

“Sebanyak enam warga yang sempat bertahan di atas atap rumah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim gabungan. Fokus utama kami adalah keselamatan masyarakat serta penanganan darurat di lokasi terdampak,” ujar Budiman Silalahi.

Berdasarkan data sementara, banjir merendam puluhan rumah, satu masjid, satu musala, serta dua sekolah, yakni Sekolah Jamiatul Wasliyah dan SD Muhammadiyah Bandar Selamat.

Sebagai langkah tanggap darurat, Pemkab Simalungun melalui BPBD telah mendirikan tenda siaga, menyiagakan personel dan armada, serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok kepada warga terdampak.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk segera menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak,” kata Budiman.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan banjir, agar tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan deras masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait terus memantau perkembangan situasi, melakukan penanganan darurat, serta mempercepat proses pemulihan agar kondisi segera kembali normal,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, didampingi Lurah Serbelawan Lasma Damanik dan Kapolsek Dolok Batu Nanggar, IPTU Rido V. Pakpahan, mengatakan banjir datang secara tiba-tiba.

“Sekitar pukul 22.30 WIB air mulai naik, dan pada pukul 23.00 WIB ketinggiannya sudah merendam puluhan rumah di kawasan Pasar Bawah Serbelawan,” ujarnya.

Menurutnya, banjir dipicu curah hujan tinggi yang disertai kiriman air dari wilayah Kecamatan Tapian Dolok, khususnya kawasan Perkebunan Bridgestone, sehingga debit Sungai Sikkam meningkat drastis.

Selain merendam permukiman, derasnya arus juga menghanyutkan empat unit sepeda motor. Tiga unit hanyut di kawasan Simpang Pondok Batu Silangit, Jalan Medan–Pematangsiantar, dan satu unit di sekitar Jembatan Pondok Pelita. Hingga saat ini dua unit telah ditemukan, sementara dua lainnya masih dalam proses pencarian.(Ril)