SIDIKALANG – Perjalanan hidup seseorang sering kali menyimpan kisah yang tak terduga. Ketekunan, kesabaran, dan kerja keras menjadi kunci yang mengantarkan seseorang mencapai puncak kesuksesan. Kisah itu tercermin dalam perjalanan Direktur Perumda Air Minum Lae Nciho Kabupaten Dairi, Wahlin Munthe, SH, yang baru saja terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) Provinsi Sumatera Utara periode 2026–2030.

Terpilihnya Wahlin Munthe dalam Musyawarah Luar Biasa PERPAMSI Sumut yang berlangsung di Medan pada Sabtu (20/6/2026) menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Kabupaten Dairi. Untuk pertama kalinya, putra daerah Dairi dipercaya memimpin organisasi yang menaungi perusahaan penyedia air minum di 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Saat ditemui usai kembali dari Medan, Senin (22/6/2026), Wahlin mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan kepadanya.

“Tiada sesuatu yang mustahil ketika Tuhan sudah menetapkannya. Yang terpenting adalah tetap berusaha, bersabar, dan selalu berprasangka baik kepada Sang Pencipta,” ujarnya.
Dalam forum musyawarah tersebut, seluruh perwakilan perusahaan air minum di Sumatera Utara sepakat memberikan dukungan kepada Wahlin untuk menggantikan ketua sebelumnya yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Sebagai organisasi resmi yang menaungi PDAM, Perumda Air Minum, dan BLUD penyedia air minum, PERPAMSI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih, memperkuat tata kelola perusahaan daerah air minum, serta melakukan advokasi kebijakan sektor air minum dan sanitasi.
Di bawah koordinasi PERPAMSI Sumut terdapat berbagai perusahaan air minum daerah, mulai dari Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara hingga perusahaan air minum di seluruh kabupaten/kota, termasuk Kota Pematangsiantar, Deli Serdang, Mandailing Natal, Sibolga, Karo, hingga wilayah Kepulauan Nias.
Perjalanan dari Bawah
Kesuksesan yang diraih Wahlin Munthe saat ini bukanlah hasil yang datang secara instan. Ia bukan berasal dari keluarga pejabat ataupun kalangan berada. Wahlin lahir dan dibesarkan dari keluarga petani sederhana di Lae Mbulan, Kuta Ujung, Kabupaten Pakpak Bharat, sekitar 56 tahun silam.
Perjalanan hidupnya penuh perjuangan. Keterbatasan ekonomi tidak membuatnya menyerah untuk menempuh pendidikan. Berbagai pekerjaan pernah dilakoninya demi menyelesaikan studi hingga meraih gelar Sarjana Hukum dan melanjutkan pendidikan Magister Hukum.
Bahkan saat masih kuliah di Medan, Wahlin pernah menjadi penarik becak dayung untuk membantu biaya hidup dan pendidikan.
“Saya selalu percaya bahwa rasa syukur adalah obat ketika merasa kekurangan. Jangan pernah menilai pekerjaan dari besar kecilnya gaji. Setidaknya pekerjaan itu membuat kita bermartabat dan tidak menjadi pengangguran,” kenangnya.
Karier Wahlin di dunia pelayanan air minum dimulai dari posisi paling bawah. Pada tahun 2000, ia bekerja sebagai tenaga honorer pencatat meteran air di PDAM Tirta Nciho, yang kini bernama Perumda Air Minum Lae Nciho.
Dengan modal kerja keras, disiplin, dan dedikasi, kariernya terus menanjak. Hingga pada tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Dairi mempercayakannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Lae Nciho.
Pada masa kepemimpinannya, berbagai pembenahan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kinerjanya yang dinilai berhasil membawa perubahan positif membuat dirinya kemudian diangkat sebagai Direktur Utama definitif pada tahun 2018.
Saat ini, Perumda Air Minum Lae Nciho telah berkembang dengan membuka 10 cabang pelayanan di Kabupaten Dairi dan mempekerjakan sekitar 250 karyawan. Perusahaan daerah tersebut juga menjadi salah satu BUMD yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dan sektor usaha di daerah.
Keluarga dan Filosofi Hidup
Di tengah kesibukannya memimpin perusahaan daerah dan berbagai organisasi, Wahlin dikenal sebagai sosok yang sederhana dan dekat dengan keluarga. Ia menikah dengan Dra. Nuraida Tumanggor yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai empat orang anak, terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan.
Selain menjabat Direktur Perumda Air Minum Lae Nciho, Wahlin juga dipercaya sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Dairi.
Ketika ditanya mengenai rahasia keberhasilannya meniti karier dari bawah hingga dipercaya memimpin organisasi tingkat provinsi, Wahlin menekankan pentingnya kesabaran dan sikap positif dalam menjalani kehidupan.
“Setiap orang memiliki proses hidup masing-masing. Ketika hidup dalam keterbatasan, itu adalah ujian. Namun ketika diberi jabatan dan kepercayaan, itu juga ujian yang sesungguhnya. Ukurannya sederhana, apakah kita bisa memberi manfaat bagi banyak orang atau tidak,” pungkasnya.(CN)





