SAMOSIR — Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk turun langsung melakukan monitoring pos pelayanan dan pengamanan dalam rangka perayaan Idulfitri 2026, Selasa (17/3/2026). Sebanyak 10 pos disiagakan untuk memastikan arus mudik dan kunjungan wisata berjalan aman dan lancar.
Monitoring ini dilakukan guna memastikan pelayanan optimal kepada masyarakat, wisatawan, maupun perantau yang datang ke Kabupaten Samosir selama libur Lebaran.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimda dan dibagi menjadi dua tim. Tim pertama dipimpin Bupati Vandiko T. Gultom bersama Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, Kapolres Samosir Rina Sri Nirwana Tarigan, Pabung 0210/TU T. Siringo-ringo, perwakilan Kejari Samosir, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, serta sejumlah pimpinan OPD.
Tim ini meninjau sejumlah titik strategis, di antaranya Pos Pelayanan Simpang 4 Pangururan, kawasan wisata Pasir Putih Parbaba, hingga pelabuhan di Simanindo, Ambarita, dan Tomok.
Sementara itu, tim kedua dipimpin Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk didampingi Asisten III Arnod Sitorus, Kabag Ops Polres Samosir, serta unsur TNI, dengan menyasar pos-pos pengamanan lainnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan bingkisan berupa makanan ringan dan minuman kepada petugas sebagai bentuk dukungan moril agar tetap semangat dan menjaga stamina selama bertugas.
“Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah melaksanakan tugas. Lakukan koordinasi dengan baik dan layani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Vandiko.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap humanis dalam bertugas, meskipun dalam kondisi lelah. Menurutnya, pelayanan yang baik menjadi kunci kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Samosir.
Selain itu, Vandiko menekankan agar seluruh petugas tetap menjaga kesehatan. Petugas yang mengalami gangguan kesehatan diminta segera melapor kepada kepala pos untuk mendapatkan penanganan.
“Jangan dipaksakan jika sakit. Jaga stamina, karena tugas ini adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga memberi perhatian kepada pelaku usaha, khususnya di sektor pariwisata, agar tetap menjaga stabilitas harga dan tidak merugikan wisatawan. Ia turut menyoroti aspek keselamatan, terutama pada wahana air seperti speedboat dan banana boat.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan sampai terjadi kecelakaan yang berdampak buruk terhadap pariwisata Samosir,” tambahnya.
Ia juga mengimbau pelaku usaha transportasi, baik kapal kayu maupun kapal motor penyeberangan, agar mematuhi standar operasional prosedur (SOP), tidak memaksakan muatan berlebih, serta memperhatikan kondisi cuaca.
Sementara itu, Kapolres Samosir Rina Sri Nirwana Tarigan menegaskan pentingnya dedikasi dalam menjalankan tugas pengamanan.
“Laksanakan tugas dengan setulus hati. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Di lokasi berbeda, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel, terutama dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran.
“Seluruh petugas harus siaga dan responsif terhadap situasi di lapangan. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan wisatawan, serta tangani setiap kondisi dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar setiap personel pos mampu memberikan rasa aman dan nyaman, termasuk menyediakan informasi yang jelas kepada wisatawan.
Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon turut menekankan pentingnya sinergi antarpetugas di setiap pos. Ia berharap seluruh pengunjung mendapatkan pelayanan yang ramah, termasuk senyum dan sapa kepada wisatawan.
“Kita ingin Samosir dikenal tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga pelayanan yang baik dan ramah,” pungkasnya.(Ril)





