Berita Daerah

Bupati Taput Tekankan Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Pembangunan SDM

96
×

Bupati Taput Tekankan Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Pembangunan SDM

Sebarkan artikel ini

TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan gereja dalam upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul di daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Ibadah Penyerahan Hibah Gedung Pertemuan, Kantor Wilayah, Mess, Rumah Pareses HKI Silindung II Pangaribuan, serta Gereja HKI Munson Lyman Desa Dolok Nauli, di Kompleks Perumahan Fatimah Regency, Kecamatan Sipoholon, Kamis (2/4/2026).


Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa JTP Hutabarat itu menyampaikan apresiasi tinggi kepada keluarga besar Fatimah Hutabarat beserta para donatur lainnya yang telah menghibahkan bangunan dan lahan bagi kepentingan pelayanan gereja.

Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut tidak hanya menjadi simbol pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan kuatnya kolaborasi antara masyarakat, gereja, dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

“Keberadaan fasilitas ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol sinergitas antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan gereja. Kita meyakini pembangunan di Tapanuli Utara harus berjalan beriringan antara nilai-nilai keagamaan dan program pemerintah,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan SDM menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Dalam hal ini, gereja dinilai memiliki peran penting dalam pembinaan karakter dan pendidikan generasi muda.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkab Tapanuli Utara terus memberikan dukungan terhadap kegiatan pendidikan berbasis gereja, termasuk melalui pemberian insentif bagi para guru sekolah minggu.

“Kami berkomitmen bahwa pemerintah harus hadir di tengah jemaat. Salah satu fokus utama adalah memastikan anak-anak kita mendapatkan akses pendidikan yang baik. Melalui gereja, kita berharap dapat membantu membentuk karakter generasi penerus yang berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Fatimah Hutabarat selaku pemberi hibah menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk dukungan terhadap pelayanan jemaat Huria Kristen Indonesia (HKI).
Ia juga mengingatkan pentingnya mengenang perjuangan para misionaris Munson dan Lyman, yang telah membawa perubahan besar dalam perjalanan iman masyarakat Batak.

“Semoga gedung dan fasilitas ini dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kemuliaan Tuhan dan kelancaran pelayanan jemaat. Kita juga tidak boleh melupakan sejarah perjuangan iman yang telah diletakkan para misionaris di tanah ini,” ungkap Fatimah.

Hibah tersebut diterima langsung oleh Ephorus HKI Pdt. Dr. Tony L. Hutagalung, M.Sc., didampingi Sekretaris Jenderal HKI Pdt. Dormen Pasaribu, M.Th.. Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh politik nasional, pimpinan perangkat daerah, para pendeta, serta tokoh masyarakat Tapanuli Utara.

Dalam kesempatan itu diketahui, Fatimah Hutabarat secara resmi menghibahkan bangunan seluas hampir 1.000 meter persegi dengan estimasi nilai mencapai Rp2,4 miliar. Selain itu, keluarga Lumbantobing dan boru Pasaribu turut menghibahkan lahan untuk pembangunan Gereja HKI di Lobu Pining, Kecamatan Adian Koting.
Kegiatan ibadah penyerahan hibah tersebut berlangsung penuh khidmat dan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara gereja, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Tapanuli Utara.(Torop Pers)