Berita Daerah

Bupati Samosir Resmikan Bengkel Kapal Pertama di Danau Toba

107
×

Bupati Samosir Resmikan Bengkel Kapal Pertama di Danau Toba

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR – Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, meresmikan Bengkel Kapal CV. Muara Putih I di Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan, Kamis (18/6/2026). Kehadiran bengkel kapal permanen pertama di Kabupaten Samosir ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan pelayaran sekaligus memperkuat sektor transportasi perairan di kawasan Danau Toba.

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Samosir serta uji coba penarikan kapal motor ke dalam fasilitas bengkel. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya operasional bengkel yang akan melayani perawatan, perbaikan, dan pemeriksaan armada kapal yang beroperasi di perairan Danau Toba.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Pabung 0210/TU Tahan Siringoringo, Wakapolres Samosir Briston Agus Napitupulu, Direktur CV. Muara Putih I Jusman Sianturi, Plt Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba Tora Siagian, perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Joel Lumban Gaol, perwakilan KSOP Utama Kelas I Belawan Regina, jajaran pemerintah daerah, operator penyeberangan se-Kawasan Danau Toba, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Vandiko menyampaikan apresiasi kepada CV. Muara Putih I yang telah berinvestasi di Kabupaten Samosir. Menurutnya, keberadaan bengkel kapal tersebut merupakan wujud nyata dukungan dunia usaha terhadap peningkatan keselamatan transportasi perairan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan wisatawan di Danau Toba.

“Sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Danau Toba membutuhkan transportasi perairan yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan. Saya berharap Bengkel Kapal Muara Putih I dapat menjadi pusat layanan perawatan dan perbaikan kapal yang profesional, modern, dan terpercaya,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan bahwa keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas seluruh operator kapal melalui pemeriksaan rutin, perawatan berkala, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang ditetapkan otoritas pelayaran. Menurutnya, keselamatan penumpang merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat ditawar.

Lebih lanjut, Vandiko menilai berdirinya bengkel kapal tersebut menjadi bukti semakin kondusifnya iklim investasi di Kabupaten Samosir. Pemerintah daerah, katanya, terus berkomitmen memberikan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan bebas pungutan liar guna mendorong investasi yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Direktur CV. Muara Putih I, Jusman Sianturi, menjelaskan pembangunan bengkel kapal dimulai sejak tahun 2024. Ia mengaku tergerak membangun fasilitas tersebut karena melihat belum tersedianya bengkel kapal permanen yang mampu memberikan layanan perawatan dan perbaikan armada secara profesional di kawasan Danau Toba.

“Kami melihat kebutuhan yang besar terhadap fasilitas perawatan kapal yang memadai demi mendukung keselamatan pelayaran di Danau Toba. Karena itu, kami berinisiatif membangun bengkel kapal ini agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para operator kapal,” kata Jusman.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas dukungan dan kemudahan dalam proses perizinan, serta kepada masyarakat Desa Pangaloan yang telah mendukung pembangunan hingga bengkel tersebut dapat beroperasi.

Perwakilan KSOP Utama Kelas I Belawan, Regina, mengapresiasi kehadiran bengkel kapal yang bergerak di bidang reparasi kapal, perahu, dan bangunan terapung tersebut. Menurutnya, fasilitas ini akan menjadi pendukung penting dalam upaya meningkatkan keselamatan pelayaran di Danau Toba.

Ia menambahkan, KSOP akan memberikan dukungan melalui proses verifikasi teknis, termasuk pemenuhan fasilitas docking, ketersediaan tenaga ahli bersertifikat, serta penerapan standar keselamatan pelayaran sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami percaya sinergi antara pemerintah daerah, KSOP, dan pelaku usaha akan menjadi kunci dalam mewujudkan transportasi perairan yang aman, tertib, dan lancar di Danau Toba,” ujarnya.

Di sisi lain, tokoh masyarakat Kabupaten Samosir, Juang Sinaga, menilai kehadiran Bengkel Kapal Muara Putih I merupakan langkah maju dalam mendukung keselamatan transportasi perairan sekaligus menjaga citra positif Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan nasional.

Menurutnya, keberadaan bengkel kapal akan mendorong para operator untuk lebih rutin melakukan perawatan dan pemeriksaan armada, sehingga masyarakat dan wisatawan dapat menikmati layanan transportasi yang semakin aman dan nyaman.

“Kehadiran bengkel kapal ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta menjadi salah satu penopang penting dalam pengembangan pariwisata Danau Toba yang berkelanjutan,” pungkasnya.(Ril)