Berita Daerah

Bupati Dairi Dukung Pelestarian Budaya Pakpak, Soroti Evaluasi Pagelaran PRSU

91
×

Bupati Dairi Dukung Pelestarian Budaya Pakpak, Soroti Evaluasi Pagelaran PRSU

Sebarkan artikel ini

DAIRI – Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga menerima audiensi Pengurus Besar Lembaga Kebudayaan Pakpak (PB-LKP) di Pendopo Bupati Dairi, Rabu (22/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Dairi dengan lembaga kebudayaan dalam upaya melestarikan budaya Pakpak.

Ketua Umum PB-LKP, Zuhri Bintang, mengapresiasi sambutan Bupati Dairi dan berharap hubungan serta kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga kebudayaan terus terjalin dengan baik. Menurutnya, audiensi ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan seni dan budaya Pakpak.

Dalam kesempatan itu, Zuhri juga meminta klarifikasi melalui dinas terkait mengenai pelaksanaan Pagelaran Budaya Pakpak pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50. Ia menyoroti tidak tampilnya peserta binaan PB-LKP yang telah dipersiapkan jauh hari, sehingga memunculkan polemik di tengah masyarakat.

Selain itu, PB-LKP menyampaikan rencana memeriahkan Pesta Njuah-Njuah melalui penyelenggaraan lomba cipta lagu Pakpak yang memperebutkan Piala Bupati. Kegiatan tersebut direncanakan didukung melalui penggalangan dana dari diaspora Dairi dan sponsor di luar daerah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Dairi, Iwan Teruna Berutu, memberikan klarifikasi terkait kendala yang menyebabkan peserta binaan PB-LKP tidak dapat tampil pada pagelaran budaya di PRSU.

Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan apresiasi kepada para seniman, budayawan, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelestarian budaya Pakpak. Menurutnya, setiap pelaksanaan kegiatan tentu memiliki kekurangan yang harus menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik di masa mendatang.

“Tidak ada manusia yang tidak pernah berbuat salah. Mari kita duduk bersama, berdiskusi mencari solusi demi kebaikan bersama, seperti warisan budaya leluhur kita, mamio mangan. Jadikan setiap persoalan sebagai peluang untuk berbenah,” ujar Vickner.

Sebagai tindak lanjut, Bupati meminta panitia penyelenggara segera menyampaikan permohonan maaf secara tertulis kepada pihak-pihak terkait dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi, serta menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak dilandasi unsur kesengajaan.

Vickner juga menekankan pentingnya pelaksanaan gladi resik sebelum setiap pagelaran budaya. Menurutnya, persiapan tersebut sangat penting untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, meminimalkan kendala teknis, serta menyinkronkan koordinasi antara panitia dan para pengisi acara sehingga kualitas penyelenggaraan semakin baik.

Terkait usulan lomba cipta lagu Pakpak dalam rangka Pesta Njuah-Njuah, Bupati menyambut positif rencana tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Dairi untuk terus mendukung para pelaku seni dan penggiat budaya agar warisan budaya Pakpak tetap lestari dan semakin dikenal oleh generasi mendatang. (CN)