Berita Daerah

Aipda Sujid Saputra Tetap Profesional Olah TKP Mayat Perempuan di Sungai Bah Bolon

345
×

Aipda Sujid Saputra Tetap Profesional Olah TKP Mayat Perempuan di Sungai Bah Bolon

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Dedikasi tanpa mengenal waktu kembali ditunjukkan personel INAFIS Sat Reskrim Polres Simalungun, Aipda Sujid Saputra, saat menangani kasus penemuan mayat perempuan tanpa identitas atau Mrs. X di aliran Sungai Bah Bolon, Huta III Nagori Bah Lias, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Minggu (17/05/2026) hingga larut malam.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, Senin (18/05/2026), mengapresiasi kinerja Aipda Sujid Saputra bersama Aipda Owen Saragih yang dinilai tetap profesional dan humanis dalam melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi yang cukup sulit dan menantang.

“Beliau tetap bekerja maksimal meski kondisi jenazah sudah membusuk dan medan cukup sulit. Ini menjadi bukti dedikasi personel INAFIS Polres Simalungun dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKP Verry Purba.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB oleh dua nelayan, Heri Susanto (41) dan Nuriadi (35), saat menjaring ikan di sepanjang Sungai Bah Bolon. Keduanya menemukan sesosok mayat perempuan mengambang dan tersangkut di ranting pohon waru di pinggiran sungai, lalu melaporkannya kepada petugas keamanan kebun Bah Lias yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor SH MH bersama personel langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP. Tim INAFIS Polres Simalungun yang terdiri dari Aipda Sujid Saputra dan Aipda Owen Saragih kemudian diterjunkan guna melakukan olah TKP dan identifikasi awal terhadap korban.

Dalam proses pemeriksaan, petugas menemukan korban berjenis kelamin perempuan dengan kondisi tubuh telah membusuk. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa celana panjang hitam berlis merah dan kaos lengan panjang warna merah muda yang masih melekat di tubuh korban. Meski kondisi lokasi dan jenazah cukup berat, proses olah TKP dan evakuasi tetap dilakukan secara teliti hingga selesai sekitar pukul 20.30 WIB.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk visum maupun autopsi. Polres Simalungun juga mengimbau masyarakat yang mengetahui identitas korban agar segera melapor ke Polsek Bandar Huluan atau Polres Simalungun guna membantu proses penyelidikan.(Ril)