Berita Daerah

Pemko dan Polres Siantar Tanam Jagung Serentak

216
×

Pemko dan Polres Siantar Tanam Jagung Serentak

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama Polres Pematangsiantar melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional. Acara berlangsung di Jalan Bahkora II, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marimbun, Rabu (8/10/2025).

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, M.Kn, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan, SE, MM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Pematangsiantar atas dukungannya terhadap ketahanan pangan daerah.

“Kami mengapresiasi Polres Pematangsiantar yang terus bersinergi dalam program penanaman jagung serentak. Apalagi kemampuan pangan Kota Pematangsiantar baru sekitar 30 persen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Zainal dalam sambutannya.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan dipusatkan di Provinsi Banten, yang dihadiri langsung oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Zainal menegaskan bahwa jagung bukan hanya komoditas pangan, tetapi juga dapat menjadi sumber peningkatan pendapatan bagi petani.

“Beberapa pekan lalu kita sudah melakukan panen jagung serentak di lokasi ini. Terima kasih kepada Kapolres dan jajaran yang kembali menanam di lahan ini. Ini bentuk nyata sinergi Polri dan Pemko dalam mendukung Swasembada Pangan 2025,” ucapnya.

Zainal juga menyinggung kondisi inflasi yang masih tinggi di Sumatera Utara, yakni mencapai 5,32 persen pada September 2025, tertinggi secara nasional.

“Berbagai upaya terus kita lakukan agar inflasi dapat dikendalikan. Salah satunya dengan mendorong petani menanam hortikultura dan memaksimalkan lahan pertanian di kota ini,” tambahnya.

Kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), ia berpesan agar meningkatkan pembinaan kepada petani demi hasil panen yang optimal.

“Semoga program penanaman jagung serentak dapat diperluas hingga ke seluruh kecamatan di Kota Pematangsiantar,” pungkas Zainal.

Sementara itu, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, SH, SIK, MH menjelaskan bahwa kegiatan penanaman jagung serentak merupakan bentuk komitmen pemerintah dan Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Dalam kegiatan ini ada pertambahan lahan, pertambahan hasil panen, dan dukungan langsung terhadap program pemerintah. Di Pematangsiantar, meski lahan pertanian terbatas, kami ditargetkan menghasilkan 100 ton jagung hingga 10 Oktober, dan kami akan berusaha memenuhi target tersebut,” kata Kapolres.

Ia juga menegaskan bahwa Polri terus melakukan analisis dan evaluasi (Anev) mingguan untuk memantau kendala di lapangan, termasuk kondisi cuaca dan distribusi hasil panen ke Bulog.

“Inflasi yang tinggi menjadi tanggung jawab bersama. Kami bersama Forkopimda akan memastikan program pemerintah berjalan dari hulu hingga hilir,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Pemko dan DPRD Pematangsiantar yang telah mengesahkan P-APBD 2025 serta menyetujui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna menunjang produksi petani.

Salah seorang pemilik lahan turut mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil panen yang kini lebih menguntungkan.

“Sekarang kami para petani sudah lebih sejahtera. Bulog langsung menjemput hasil panen dengan harga yang baik. Kami berharap Pemko dan DPRD dapat membantu penyediaan mesin giling agar proses produksi lebih cepat,” ungkapnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman jagung bersama oleh Forkopimda dan para peserta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga, SH, perwakilan Danrem 022/Pantai Timur, Dandim 0207/Simalungun, Kejari Pematangsiantar, Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Dandenpom 1/I Pematangsiantar, perwakilan Bulog Pematangsiantar, Camat Siantar Marimbun Alexsandro Siahaan, SIP, M.Si, serta unsur Forkopimda lainnya.(Tp)