Nasional

Kapolres Simalungun: SPKT Harus Jadi Rumah Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

79
×

Kapolres Simalungun: SPKT Harus Jadi Rumah Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Di tengah dinamika kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang cepat dan humanis, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M. menunjukkan komitmennya untuk memastikan kehadiran polisi yang benar-benar hadir dan peduli. Dengan hati tulus, ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar mencerminkan semangat “Polri Presisi”.

Inspeksi dilakukan pada Jumat, 25 Juli 2025, sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai, di Ruang Pelayanan SPKT Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Kegiatan ini menjadi manifestasi nyata dari filosofi “Polri untuk Masyarakat”, menekankan profesionalisme dan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“SPKT adalah jantung pelayanan Polri. Di sinilah warga pertama kali berinteraksi dengan institusi kepolisian. Karena itu, pelayanannya harus prima,” tegas Kapolres Simalungun saat dikonfirmasi pukul 12.30 WIB, dengan nada serius dan penuh kepedulian.

Kapolres menjelaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari upaya untuk mengoptimalkan pelayanan publik secara berkelanjutan. SPKT sebagai pintu utama pelayanan harus mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan mudah diakses oleh masyarakat.

“Mereka yang datang ke SPKT pasti tengah menghadapi masalah atau membutuhkan pertolongan. Maka, wajib bagi kita menyambut mereka dengan senyum, empati, dan pelayanan terbaik—bukan dengan wajah masam atau sikap abai,” ujarnya penuh empati.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini sejumlah pejabat utama Polres Simalungun. Kasat Intelkam IPTU Rido Valentino Pakpahan, S.Kom., M.H., mengapresiasi langsung kepemimpinan sang Kapolres yang dinilainya sangat inspiratif.

“Pak Kapolres selalu menekankan bahwa SPKT bukan sekadar tempat pelayanan, tetapi harus menjadi rumah kedua bagi warga yang datang mencari solusi. Nilai inilah yang terus beliau tanamkan kepada kami,” ucap IPTU Rido.

Senada, Kasiwas Polres IPTU Syahrial Lubis menyebutkan bahwa kehadiran langsung Kapolres di tengah personel membawa semangat tersendiri.

“Beliau tidak hanya memimpin dari balik meja, tapi hadir langsung. Ini sangat memotivasi kami untuk bekerja lebih baik. Kami melihat dan merasakan langsung energi kepemimpinan dari depan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, KBO Satreskrim IPDA Bilson Hutauruk menyatakan bahwa sidak ini membuka perspektif baru bagi personel dalam melayani publik.

“Ketika kami melihat atasan begitu peduli pada proses pelayanan, maka kami juga merasa bahwa melayani masyarakat adalah tugas mulia yang wajib dijalankan dengan penuh keikhlasan,” katanya bangga.

KSPKT IPDA Syafril Siahaan sebagai penanggung jawab langsung SPKT menyampaikan komitmennya untuk menjadikan ruang layanan ini sebagai garda terdepan kepolisian dalam memberikan solusi kepada masyarakat.

“Sidak ini adalah bentuk perhatian nyata dari pimpinan terhadap kualitas kerja kami. Kami semakin terdorong untuk terus meningkatkan mutu pelayanan,” tegasnya.

Kaur SKCK Sat Intelkam Polres Simalungun AIPTU Marasonang Harahap, meski tak secara langsung disorot dalam sidak tersebut, turut merasakan dampaknya.

“Kami di bagian SKCK ikut termotivasi. Kepedulian pimpinan terhadap pelayanan publik mendorong kami semua untuk bekerja lebih profesional dan penuh semangat,” ungkapnya.

Para personel SPKT dan SKCK yang sehari-hari menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat mengaku bangga dan terhormat atas perhatian langsung dari Kapolres. Mereka berjanji untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

Melalui sidak ini, AKBP Marganda Aritonang membuktikan bahwa kepemimpinan bukan sekadar mengeluarkan instruksi, tetapi juga memberi teladan lewat pengawasan langsung serta empati kepada masyarakat dan personel.

“SPKT harus menjadi tempat yang memberi harapan, bukan menambah beban. Setiap personel harus sadar bahwa mereka adalah wajah Polri di mata masyarakat,” tutup Kapolres Simalungun, menegaskan visinya untuk mewujudkan pelayanan publik yang humanis, cepat, dan terpercaya.(Ril)