Nasional

DPC PIKI Temui Wali Kota Wesly Silalahi: Siap Kawal Pembangunan dan Toleransi di Pematangsiantar

67
×

DPC PIKI Temui Wali Kota Wesly Silalahi: Siap Kawal Pembangunan dan Toleransi di Pematangsiantar

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn, menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Kota Pematangsiantar, di Balai Kota, Jumat (23/05/2025) siang.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPC PIKI Kota Pematangsiantar, Basrin Aritama Nababan SE, menyampaikan komitmen organisasinya untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dalam mendukung pembangunan daerah. PIKI, ujarnya, siap memberikan ide, masukan, serta saran demi kemajuan kota di bawah kepemimpinan Wali Kota Wesly Silalahi.

“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus mengundang Bapak Wali Kota agar dapat hadir dan memberikan arahan dalam kegiatan Diskusi Publik bertajuk ‘Kota Pematangsiantar: Dahulu, Sekarang, dan Masa Depan’ yang akan kami gelar di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Sabtu (24/05/2025) pukul 10.00 WIB,” ujar Basrin.

Basrin menambahkan, pihaknya juga mengundang berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan gereja, mahasiswa, serta organisasi kemasyarakatan untuk turut serta dalam kegiatan tersebut.

Hasil diskusi publik nantinya akan dirangkum dalam bentuk tulisan dan diserahkan kepada Wali Kota sebagai bentuk kontribusi pemikiran dari PIKI bagi pembangunan Kota Pematangsiantar.

“Diskusi ini menjadi ajang refleksi atas kondisi kota dari masa lalu hingga kini, sekaligus upaya menggali potensi dan arah pembangunan kota ke depan,” katanya.

Lebih lanjut, Basrin menjelaskan bahwa PIKI merupakan organisasi yang terdiri atas individu dari berbagai latar belakang dan disiplin ilmu—seperti akademisi, pengusaha, rohaniawan, birokrat, dan lainnya. Menurutnya, PIKI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam bidang edukasi dan pembangunan sumber daya manusia.

“Kami siap mengawal kebijakan pemerintah, terutama dalam hal toleransi dan pendidikan. PIKI ingin berkontribusi secara nyata,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Wesly Silalahi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan jajaran pengurus DPC PIKI. Ia membuka pintu bagi masukan, ide, maupun kritik konstruktif demi kemajuan Kota Pematangsiantar.

“Silakan PIKI memberikan kontribusi pemikiran, terutama dalam menyikapi berbagai persoalan yang selama ini kurang mendapat perhatian, seperti kondisi Stadion Sang Naualuh dan Terminal Tanjung Pinggir yang terbengkalai, serta maraknya terminal liar di pusat kota,” ujarnya.

Selain itu, Wesly juga mengajak PIKI turut memberi perhatian terhadap sejarah dan tokoh-tokoh pahlawan asal Kota Pematangsiantar.

“Monumen Sang Naualuh sudah berdiri. Kini saatnya kita juga memikirkan cara mengenang jasa para pahlawan lainnya, seperti Adam Malik, Cornel Simanjuntak, dan TB Simatupang,” ucapnya.

Wesly menyebut Raja Sang Naualuh Damanik sebagai salah satu tokoh penting yang berasal dari Pematangsiantar. Ia menolak menyerahkan kedaulatan kepada pemerintah kolonial Belanda hingga akhirnya diasingkan ke Bengkalis.

“Saya sudah berziarah ke makamnya dan melihat langsung bekas penjara tempat beliau ditahan, yang hingga kini masih dirawat oleh Pemkab Bengkalis,” tuturnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut, Ketua Dewan Penasehat DPC PIKI Kota Pematangsiantar dr Sarmedi Purba SpOG, Sekretaris Wal Perry Purba SSos, Bendahara Rosion Julietta Hutauruk SE MSi, serta jajaran pengurus lainnya. (Tp)