PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn, menghadiri Ibadah Utus Sambut Pendeta/Ketua Majelis Jemaat GPIB Maranatha Pematangsiantar, Pendeta Julianus Yeremias Kaimarehe, STh, dan Pendeta Dessy Elath-Selano, STh, di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Jemaat Maranatha, Jalan Simbolon, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Minggu (11/10/2026).
Dalam sambutannya, Wesly menegaskan bahwa gereja memiliki peran penting, tidak hanya dalam membina kehidupan rohani umat, tetapi juga membangun karakter, menanamkan nilai toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.
Di awal kegiatan, Wesly bersama Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Ny Liswati Wesly Silalahi, mengikuti ibadah bersama jemaat GPIB Maranatha.
Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Wesly menyampaikan selamat melaksanakan Ibadah Utus Sambut. Menurutnya, momentum tersebut merupakan bagian penting dalam perjalanan pelayanan gereja sekaligus wujud penyerahan diri dan komitmen untuk terus melayani Tuhan serta umat-Nya.
Kepada Pendeta Julianus Yeremias Kaimarehe, Wesly menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan selama menggembalakan jemaat GPIB Maranatha Pematangsiantar.
“Kiranya segala pengabdian yang telah dilakukan menjadi berkat bagi gereja dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, kepada Pendeta Dessy Elath-Selano, Wesly mengucapkan selamat datang dan selamat melayani di tengah jemaat GPIB Maranatha Pematangsiantar. Ia berharap Tuhan senantiasa memberikan hikmat, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas pelayanan serta membimbing jemaat agar semakin bertumbuh dalam iman dan kasih.
Wesly juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan lembaga keagamaan, untuk mendukung pembangunan Kota Pematangsiantar.
“Sejalan dengan visi pembangunan Kota Pematangsiantar, kita ingin mewujudkan kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras, dengan masyarakat yang semakin sejahtera. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan lembaga keagamaan,” katanya.
Ia berharap GPIB Maranatha Pematangsiantar semakin bertumbuh melalui pelayanan yang berkesinambungan dan terus menghadirkan kasih Tuhan melalui tindakan nyata bagi sesama.
Wesly juga menyampaikan doa dan harapan bagi kedua pendeta yang menjalani pergantian tugas pelayanan tersebut.
“Saya mengucapkan selamat datang kepada Ibu Pendeta yang baru dan selamat bertugas di tempat lain kepada Bapak Pendeta yang lama. Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah pelayanan, baik bagi pendeta yang diutus maupun pendeta yang menyambut tugas pelayanan yang baru,” tuturnya.
Ia mengajak jemaat dan masyarakat untuk terus bergandengan tangan membangun Kota Pematangsiantar dalam semangat kebersamaan, toleransi, dan kasih persaudaraan.
“Mari bergandengan tangan membangun Kota Pematangsiantar yang kita cintai, dalam semangat kebersamaan, toleransi, dan kasih persaudaraan. Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut, Wesly didampingi Ny Liswati bersama jemaat menyematkan pakaian adat Simalungun kepada Pendeta Julianus Yeremias Kaimarehe sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
Turut hadir Badan Pengurus Musyawarah Pelayanan GPIB Sumut-Aceh, Ketua Tim Utus Sambut Hasudungan Hutasoit, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely, Wakil Direktur RSUD dr Djasamen Saragih dr Yuliana Sara Erika Kurniawati Silitonga, MKM, serta perwakilan gereja tetangga.(Ril)





