Berita Daerah

Pendidikan Politik Kunci Menentukan Arah Bangsa

90
×

Pendidikan Politik Kunci Menentukan Arah Bangsa

Sebarkan artikel ini

Aktivis mahasiswa menyoroti pentingnya pendidikan politik sebagai fondasi dalam menentukan arah pembangunan bangsa Indonesia. Pendidikan politik dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara, sehingga mampu berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan demokrasi.

Menurut aktivis mahasiswa, Gary Siagian, pendidikan politik merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan kualitas demokrasi. Dengan pemahaman politik yang memadai, masyarakat tidak hanya mampu menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab pada setiap pemilihan umum, tetapi juga berperan dalam mengawasi jalannya pemerintahan serta mengawal kebijakan publik.

Gary Siagian menjelaskan, pendidikan politik tidak hanya sebatas memberikan pengetahuan mengenai sistem pemerintahan, pemilu, maupun mekanisme demokrasi. Lebih dari itu, pendidikan politik juga berfungsi membentuk karakter masyarakat yang kritis, toleran, serta menghargai perbedaan pendapat. Menurutnya, masyarakat yang memiliki literasi politik yang baik akan lebih mampu menyaring informasi, terhindar dari penyebaran hoaks, dan mengambil keputusan berdasarkan data serta fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Pendidikan politik dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti sosialisasi oleh lembaga penyelenggara pemilu, diskusi publik, pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi, serta melalui media massa dan media digital. Selain itu, peran keluarga, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pendidikan sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini,” ujar Gary Siagian.

Ia menambahkan, pendidikan politik juga mendorong masyarakat untuk tidak hanya aktif saat pemilu berlangsung, tetapi juga berpartisipasi dalam mengawasi kebijakan pemerintah, menyampaikan aspirasi secara santun, serta ikut menjaga iklim demokrasi yang sehat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan meningkatnya kualitas pendidikan politik, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat dapat terjalin secara lebih terbuka, transparan, dan akuntabel. Partisipasi masyarakat yang aktif dan bertanggung jawab akan menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Pada akhirnya, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus mendukung penguatan pendidikan politik sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa. Melalui pemahaman politik yang baik, masyarakat diharapkan mampu menjadi pemilih yang cerdas, warga negara yang kritis dan bertanggung jawab, serta berkontribusi dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, inklusif, dan pembangunan nasional yang berkelanjutan.(Torop Pers)