Berita Daerah

Bupati Simalungun Pastikan Bendungan Irigasi DI Bahilang Segera Diperbaiki

65
×

Bupati Simalungun Pastikan Bendungan Irigasi DI Bahilang Segera Diperbaiki

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, meninjau langsung kondisi Bendungan Irigasi Daerah Irigasi (DI) Bahilang di Nagori Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Sumatera Utara, Kamis (9/7/2026). Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pertanian guna mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Simalungun Ir. Hotbinson Damanik, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bob Presli Saragih, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Eka Candra Barus, Camat Tanah Jawa, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Plt. Pangulu Nagori Totap Majawa, Martua Sitohang, menjelaskan Bendungan Irigasi DI Bahilang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang pada 12 Februari 2025. Akibatnya, sekitar 80 hektare lahan pertanian kehilangan pasokan air sehingga tidak lagi dapat ditanami padi.

“Sejak bendungan ini jebol, para petani terpaksa beralih menanam jagung karena jaringan irigasi sepanjang 3,5 kilometer tidak lagi berfungsi secara optimal,” ujar Martua.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Simalungun yang telah memberikan perhatian serius terhadap pembangunan kembali bendungan tersebut.

“Kami berharap pembangunan ini segera terealisasi sehingga para petani dapat kembali mengolah sawahnya. Semoga Bapak Bupati senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam memimpin Kabupaten Simalungun agar semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa perbaikan Bendungan Irigasi DI Bahilang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat karena memiliki peran strategis sebagai penunjang utama sektor pertanian.

“Insyaallah pelaksanaan pekerjaan akan segera dilakukan. Infrastruktur irigasi ini sangat penting karena menjadi penopang utama aktivitas pertanian masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati berharap, setelah bendungan kembali berfungsi, para petani dapat kembali menanam padi sehingga produktivitas pertanian meningkat dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur pertanian menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Simalungun karena berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani, pertumbuhan ekonomi daerah, serta ketahanan pangan.

Ia menambahkan, percepatan pembangunan bendungan tersebut juga merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Pemerintah harus hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Perbaikan bendungan ini bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mengembalikan harapan para petani agar dapat kembali mengolah sawahnya dan meningkatkan hasil panen,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Simalungun optimistis pembangunan kembali Bendungan Irigasi DI Bahilang akan menghidupkan kembali lahan pertanian di Nagori Totap Majawa dan sekitarnya, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.(Ril)