Nasional

Bupati Samosir Terima Hibah Aset Rp37 Miliar dari Kementerian PU

83
×

Bupati Samosir Terima Hibah Aset Rp37 Miliar dari Kementerian PU

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir menerima hibah aset Barang Milik Negara (BMN) dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI dengan nilai sekitar Rp37 miliar. Penyerahan hibah dilakukan langsung oleh Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Yenni Mulyadi, kepada Bupati Samosir Vandiko T. Gultom di Lobby Lantai II Kantor Bupati Samosir, Selasa (14/04/2026).

Aset yang diserahkan meliputi bangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tahun anggaran 2023–2024, alat berat penataan persampahan dan air limbah tahun anggaran 2024, penataan lanskap Sibea-bea Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba tahun 2023, serta optimalisasi penataan kawasan Sibea-bea tahun anggaran 2023.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasatker PCKW Wilayah III Masri, PPK PKS Wilayah III Akhiatul Akbar, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Staf Ahli Bupati Rudi SM Siahaan, Asisten II Hotraja Sitanggang, Asisten III Arnod Sitorus, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Edison Pasaribu, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, serta pimpinan OPD lainnya.

Kepala Balai Yenni Mulyadi menyampaikan bahwa nilai total dari empat aset tersebut mencapai kurang lebih Rp37 miliar. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Samosir dapat memanfaatkan sekaligus merawat aset tersebut secara optimal dan berkelanjutan.

“Kami berharap aset ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Samosir,” ujar Yenni.

Ia juga mengungkapkan bahwa ke depan direncanakan penyerahan lanjutan aset pembangunan Water Front City serta penataan lanjutan kawasan Sibea-bea yang saat ini masih dalam proses. Selain itu, penataan kawasan Tano Ponggol juga telah direncanakan, namun masih membutuhkan dukungan pemerintah daerah terutama dalam aspek perizinan dan dokumen lingkungan.

Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian PU kepada Kabupaten Samosir.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan terima kasih. Kami merasa sangat senang dan berbahagia atas hibah ini,” ujar Vandiko.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat mendukung pengembangan sektor pariwisata di Samosir yang tengah berkembang pesat. Kehadiran TPA juga dinilai menjadi solusi terhadap persoalan pengelolaan sampah yang selama ini menjadi tantangan.

“Selama ini kami mengalami kesulitan dalam pengelolaan sampah. Dengan adanya TPA ini, permasalahan tersebut diharapkan dapat teratasi,” katanya.

Vandiko juga menilai penataan kawasan Sibea-bea telah memberikan wajah baru bagi pariwisata Samosir dan menjadi salah satu daya tarik utama wisatawan di Sumatera Utara.

“Jika hanya mengandalkan APBD, tentu kami akan kesulitan. Dukungan dari pemerintah pusat sangat membantu percepatan pembangunan di daerah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Vandiko berharap penataan kawasan Tano Ponggol dapat segera direalisasikan, termasuk percepatan serah terima kawasan Sibea-bea dan Water Front City agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat dan sektor pariwisata.

Selain itu, ia juga mengusulkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih, serta meminta pendampingan dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED).

Di akhir kegiatan, Vandiko menegaskan kepada seluruh OPD teknis agar menjaga dan merawat aset yang telah diberikan pemerintah pusat tersebut sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Samosir.(Ril)