Berita Daerah

Pemkab Dairi Dukung Operasi Modifikasi Cuaca untuk Jaga Ketinggian Air Danau Toba

119
×

Pemkab Dairi Dukung Operasi Modifikasi Cuaca untuk Jaga Ketinggian Air Danau Toba

Sebarkan artikel ini

DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menyatakan dukungannya terhadap langkah strategis yang dilakukan Perum Jasa Tirta I (PJT I) bersama PT Inalum melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi musim kemarau yang diperkirakan datang lebih awal pada tahun 2026.

Operasi Modifikasi Cuaca tersebut mulai dilaksanakan sejak 9 April 2026 dan direncanakan berlangsung selama 25 hari ke depan. Program ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas ketersediaan air di kawasan Danau Toba yang memiliki fungsi strategis bagi berbagai sektor, mulai dari irigasi pertanian, pasokan air baku PDAM, kebutuhan industri, hingga pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang juga berdampak langsung bagi masyarakat di wilayah sekitar, termasuk Kabupaten Dairi.

Berdasarkan data pemantauan hingga 8 April 2026, elevasi muka air Danau Toba berada pada kisaran ±903,00 meter di atas permukaan laut (mdpl). Angka tersebut berada di bawah standar pola operasi periode April yang seharusnya berada pada 903,30 mdpl. Penurunan ini dipicu oleh rendahnya curah hujan sejak awal tahun yang berpotensi mengganggu keseimbangan pasokan air apabila tidak segera diantisipasi.

Menanggapi kondisi tersebut, PJT I bersama PT Inalum berkolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan intervensi teknologi melalui metode penyemaian awan (cloud seeding). Teknologi ini memanfaatkan bahan higroskopis seperti Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO) untuk mempercepat proses pembentukan hujan serta mengarahkan pertumbuhan awan menuju wilayah tangkapan air Danau Toba.

Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung langkah tersebut karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian dan kebutuhan sehari-hari.

“Pemkab Dairi sangat mendukung upaya ini karena menyangkut kepentingan masyarakat luas, terutama dalam menjaga ketersediaan air bagi pertanian dan kebutuhan sehari-hari,” ujar Vickner Sinaga melalui pesan singkatnya, Jumat (10/4/2026).

Selain menjaga ketahanan air dan pangan, keberhasilan operasi ini juga diharapkan dapat menopang sektor energi dan pariwisata kawasan Danau Toba, yang merupakan salah satu destinasi prioritas nasional.

Selama pelaksanaan OMC, kegiatan akan diawasi secara ketat oleh tim ahli yang terdiri dari meteorolog, hidrolog, dan pakar lingkungan. Evaluasi dilakukan setiap hari guna memastikan efektivitas operasi serta meminimalkan potensi dampak terhadap lingkungan.

Melalui langkah ini, diharapkan keseimbangan sumber daya air di kawasan Danau Toba dapat tetap terjaga, sehingga mampu mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata. (CN)