TARUTUNG – Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Penyerahan Bantuan Stimulan Rumah Rusak oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menko PMK Pratikno, didampingi Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon. Kedatangan rombongan sebelumnya disambut Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan di Bandara Silangit.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut mengikuti kegiatan secara virtual, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.
Dalam sambutannya, Bupati Taput menyampaikan rasa syukur atas kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak bencana. Ia menegaskan, bantuan stimulan rumah rusak merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga.
“Hari ini menjadi hari penuh sukacita karena kehadiran Bapak Menko PMK dan jajaran menunjukkan aksi nyata pemerintah untuk pemulihan pascabencana melalui pemberian bantuan stimulan rumah rusak,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia beserta jajaran kementerian/lembaga, TNI dan Polri, atas komitmen serta kerja cepat dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara yang dinilai konsisten mendampingi pemerintah daerah sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang kepada 17.272 kepala keluarga yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari Kabupaten Tapanuli Utara, sebanyak 86 penerima hadir secara langsung sebagai perwakilan masyarakat terdampak.
“Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan harapan. Bukan sekadar perbaikan bangunan, tetapi pemulihan kehidupan bagi masyarakat,” tambah Bupati.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan terhadap pemanfaatan dana stimulan tersebut. Langkah ini dilakukan guna memastikan bantuan tepat sasaran, sesuai ketentuan, serta benar-benar meningkatkan kualitas hunian masyarakat penerima manfaat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh daerah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk tetap optimis dan tangguh menghadapi tantangan.
“Bencana boleh datang menghadang, namun persatuan dan kebersamaan menjadi kekuatan untuk bangkit dan bertahan,” tutupnya.(Torop Pers)





