Nasional

Wapres Apresiasi Dedikasi Lintas Rezim Yusril Ihza Mahendra

175
×

Wapres Apresiasi Dedikasi Lintas Rezim Yusril Ihza Mahendra

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Peluncuran Delapan Buku Rekam Jejak 70 Tahun Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Setengah Abad Dedikasi untuk Bangsa yang digelar di Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).

Kehadiran Wapres menjadi bentuk penghormatan atas kiprah panjang Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, yang selama puluhan tahun konsisten mengabdi kepada bangsa lintas masa pemerintahan.

Dalam sambutannya, Wapres menyampaikan apresiasi atas kontribusi Yusril di berbagai bidang strategis, mulai dari keagamaan, hukum, tata negara, hingga politik. Menurutnya, kiprah tersebut menjadi teladan penting, khususnya bagi generasi muda.

“Bagi saya, Prof. Yusril adalah sosok yang serba bisa. Kiprahnya mencakup berbagai bidang, baik keagamaan, hukum, tata negara, maupun politik. Sebagai anak muda, saya harus banyak belajar dari pengalaman beliau,” ujar Wapres.

Lebih lanjut, Wapres menegaskan bahwa pengabdian Yusril tidak semata-mata terikat pada jabatan, melainkan berlandaskan komitmen kebangsaan dan kepentingan negara. Hal itu, katanya, mencerminkan keteguhan sikap di tengah dinamika dan pergantian kepemimpinan nasional.

“Seperti yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo dalam kata pengantar buku ini, pengabdian Prof. Yusril bukan semata soal jabatan, melainkan pengabdian yang berkesinambungan lintas rezim,” ungkap Wapres.

“Lintas rezim yang hanya dapat dilakukan oleh sosok dengan integritas, kejernihan berpikir, dan kesetiaan pada negara, bukan pada kekuasaan sesaat,” imbuhnya.

Wapres meyakini, delapan buku yang merekam perjalanan, gagasan, dan semangat pengabdian Yusril selama tujuh dekade akan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi Indonesia.

“Prof. Yusril hidup di era mesin ketik, namun gagasan dan pemikirannya tetap relevan hingga era digital dan kecerdasan buatan,” tegas Wapres.

Menutup sambutannya, Wapres menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-70 kepada Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra sekaligus selamat atas peluncuran delapan buku rekam jejak pengabdian tersebut.

“Semoga Prof. Yusril terus menginspirasi dan memberikan keteladanan, terutama bagi generasi muda,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Penerbitan Buku, Hafid Abbas, menyampaikan bahwa delapan buku yang diluncurkan semakin memperkaya Yusril Ihza Mahendra’s Collections yang telah diresmikan pada 25 Agustus 2025.

“Koleksi ini bukan sekadar simbol intelektual, tetapi mencerminkan harmoni pribadi, harmoni sosial, dan keselarasan dengan alam semesta,” ujarnya.

Kegiatan ini menandai 70 tahun perjalanan hidup dan pengabdian Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, sekaligus peluncuran delapan karya yang merekam jejak pemikiran, perjuangan, dan kontribusinya bagi bangsa dan negara.

Adapun delapan buku tersebut meliputi autobiografi, kajian pemikiran politik dan hukum, kumpulan putusan landmark, refleksi akademik, hingga novel biografis, yakni:

The Untold Stories of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra dan Testimoni Kolega; The Autobiography of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra; Islam, Democracy, and Human Rights in Contemporary Indonesia; Pemikiran Politik Yusril Ihza Mahendra: Islam, Negara, dan Demokrasi; Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Keadilan yang Memulihkan; The Landmark Cases of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra; Lebih Dekat dengan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Pandangan Tokoh dan Sahabat; serta Di Mana Bumi Dipijak: Novel Biografi.

Jakarta, 7 Februari 2026

Biro Pers, Media, dan Informasi

Sekretariat Wakil Presiden