Nasional

Wesly Silalahi Ikuti Rakornas Nasional di Sentul

131
×

Wesly Silalahi Ikuti Rakornas Nasional di Sentul

Sebarkan artikel ini

JABAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan daerah yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat, Senin (02/02/2026).

Rakornas tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta jajaran pimpinan lembaga negara, kementerian, para kepala daerah se-Indonesia, dan unsur Forkopimda.

Wali Kota Wesly Silalahi menyampaikan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar siap mendukung serta mengimplementasikan seluruh kebijakan strategis nasional sesuai dengan kewenangan daerah.

“Arahan Presiden menjadi penguatan bagi kami di daerah untuk bekerja lebih fokus dan memastikan program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Wesly juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat serta menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah sebagai prasyarat utama pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Wesly didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, SSTP, MSi, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Alwi Andrian Lumbangaol, SSTP, MSi, serta Plt Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Fadlan Syarkawi, SSTP.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah harus bekerja secara konkret, berorientasi pada hasil, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Presiden mengingatkan agar setiap kebijakan dan program tidak berhenti pada perencanaan maupun kegiatan seremonial semata, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Selain itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya swasembada pangan dan energi sebagai pilar kemandirian bangsa, termasuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga mengingatkan seluruh kepala daerah untuk menjaga kondusivitas wilayah sebagai fondasi keberhasilan pembangunan nasional.

Presiden turut mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui Program Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih, serta menegaskan komitmen pemerintah agar tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dari pendidikan melalui penguatan Sekolah Rakyat dan percepatan digitalisasi pendidikan interaktif.

Selain itu, pemerintah pusat menegaskan hilirisasi sumber daya alam sebagai prioritas nasional, termasuk agenda hilirisasi tahun 2026, serta penanganan persoalan lingkungan melalui pembangunan fasilitas waste to energy di 34 kota dan penguatan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).(Ril)