Berita Daerah

Bupati Taput Tekankan Kesamaan Persepsi dan Inovasi Perangkat Daerah

215
×

Bupati Taput Tekankan Kesamaan Persepsi dan Inovasi Perangkat Daerah

Sebarkan artikel ini

TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., serta Sekretaris Daerah Henry M.M. Sitompul, M.Si., memimpin rapat koordinasi perangkat daerah membahas rencana kerja dan target kinerja tahun 2026. Rapat berlangsung di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Jumat (30/1/2026).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya penyeragaman pemahaman dan persepsi arah pembangunan hingga ke seluruh jenjang organisasi. Menurutnya, kesamaan visi tidak hanya harus dimiliki kepala dinas, tetapi juga sampai ke kepala bidang dan pejabat teknis.

“Penyeragaman pemahaman ini sangat penting agar percepatan program pembangunan berjalan efektif. Kita harus menyamakan persepsi, adaptif terhadap perubahan, dan berani meninggalkan pola pikir lama,” tegasnya.

Bupati juga memaparkan kondisi fiskal daerah, di mana dari total APBD Kabupaten Tapanuli Utara sekitar Rp1,3 triliun, hanya kurang lebih Rp600 miliar yang dapat dimanfaatkan langsung untuk program yang berdampak kepada masyarakat. Kondisi tersebut, lanjutnya, menuntut adanya terobosan dan kolaborasi lintas sektor.

“Kita harus membuka ruang kolaborasi dengan pihak swasta, diaspora, CSR, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat. Investor yang ingin mengembangkan usaha di Tapanuli Utara harus didukung penuh, dan perizinan jangan dipersulit,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan agar setiap pimpinan perangkat daerah mampu menjadi pemimpin yang inspiratif, inovatif, kreatif, dan solutif. Ia mendorong seluruh jajaran untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi berani melakukan terobosan dan mengambil keputusan strategis sesuai kewenangan.

“Saya memberi ruang dan kepercayaan untuk menghadirkan ide-ide baru yang berdampak nyata bagi masyarakat. Jangan hanya menunggu arahan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan target transformasi birokrasi, peningkatan kualitas ASN, serta penerapan formula kolaborasi pembangunan 20:50:30, yakni 20 persen dari APBN, 50 persen dari APBD kabupaten, dan 30 persen dari APBD provinsi. Formula ini dinilai hanya dapat terwujud melalui sinergi lintas sektor dan lintas pemerintahan.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara menekankan pentingnya koordinasi antarperangkat daerah, pemanfaatan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan kapasitas ASN melalui pelatihan, pendidikan, dan penguatan literasi digital.

Dalam rapat tersebut, Dinas PUPR, Dinas Sosial, dan Perusahaan Daerah Air Minum memaparkan rencana kegiatan serta target kinerja tahun 2026. Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari pra-rapat strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mendorong transformasi, akselerasi, dan kolaborasi pembangunan menuju Tapanuli Utara yang maju dan sejahtera, didukung ASN yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.(Torop Pers)