Berita Daerah

24 Rumah Warga Pematang Bandar Rusak Diterjang Angin Kencang

71
×

24 Rumah Warga Pematang Bandar Rusak Diterjang Angin Kencang

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Bencana tersebut mengakibatkan 24 unit rumah warga mengalami kerusakan ringan.

Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H., bersama personel Polsek Bandar Huluan, Camat Pematang Bandar Pahod Holomoan Siregar, S.Sos., para pangulu dan perangkat desa langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta penanganan terhadap warga terdampak.

Berdasarkan Laporan Bencana Model A Nomor L/BENCANA/A/1/IX/2026/SPKT/Polsek Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara tertanggal 29 September 2026, laporan kejadian diterima pada Selasa (29/9/2026) pukul 17.55 WIB.

“Kami bersama Camat Pematang Bandar dan perangkat desa langsung mengidentifikasi warga terdampak hujan deras yang disertai angin kencang di lapangan,” ujar IPTU Patar Banjarnahor.

Dari hasil pendataan, sebanyak 24 unit rumah warga mengalami kerusakan ringan. Rumah-rumah tersebut tersebar di sejumlah wilayah, yakni Huta III Nagori Wonorejo, Huta III Nagori Purwosari, Huta I Nagori Pordomoan Nauli, dan Huta I Nagori Purba Ganda, Kecamatan Pematang Bandar.

Adapun warga yang terdata terdampak yakni Selamet, Samuna, Kadar, Nur Amanda, Parsimen, Tusiman, Harun, Suparmen, T. Penggabean, Sintong Gultom, Aliludin Butarbutar, Yayu Nurintan Butarbutar, Nasib Edian Tamba, Yanti Anekan Sitompul, Hotlina Sitinjak, Kamina Manik, Nursiamik, Rumondang Napitupulu, Doang Pakpahan, Rosli Sinurat, Ningsi Situmorang, Lemina Sitinsaon, Nasib, dan Bambang Budi.

“Total rumah yang terdampak hujan deras disertai angin kencang di Kecamatan Pematang Bandar sebanyak 24 rumah yang mengalami kerusakan ringan,” kata Kapolsek.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian yang dialami masyarakat berupa kerugian material akibat kerusakan rumah, dengan total taksiran mencapai Rp72 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian yang dialami warga bersifat material dengan taksiran mencapai Rp72 juta,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, hasil pendataan warga terdampak telah dikumpulkan dan dilaporkan kepada Dinas Sosial untuk ditindaklanjuti, khususnya dalam upaya penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan.

Pihak kepolisian juga telah melakukan pendataan di lokasi serta meminta keterangan dari dua saksi, yakni Sagimun, anggota Polri berusia 53 tahun, dan Victor Apul Sitorus, anggota Polri berusia 38 tahun.

“Peristiwa ini merupakan bencana alam akibat hujan deras disertai angin kencang. Tidak ada pihak yang diduga bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” jelas IPTU Patar Banjarnahor.

Selanjutnya, Polsek Bandar Huluan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah nagori, Dinas Sosial dan instansi terkait untuk memastikan kondisi warga terdampak mendapat perhatian serta bantuan yang diperlukan.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan instansi terkait agar bantuan bagi warga terdampak dapat segera disalurkan,” pungkasnya.(Ril)