Example 120x600
Berita Daerah

Wali Kota Wesly Terima Penghargaan atas Kerukunan di Pematangsiantar

62
×

Wali Kota Wesly Terima Penghargaan atas Kerukunan di Pematangsiantar

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi didampingi Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri seminar bertema “Merajut Ukhuwah Islamiyah, Mempererat Silaturahmi, dan Membangun Sinergi Dakwah yang Harmonis” di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Sabtu (31/10/2026).

Dalam kegiatan yang digelar Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kota Pematangsiantar tersebut, Wesly menerima piagam penghargaan atas kontribusinya dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan antarumat beragama di Kota Pematangsiantar. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua PD Wanita Islam Kota Pematangsiantar, Dra Hj Rayani Purba.

Sebelum membuka seminar, Wesly menyampaikan apresiasi kepada PD Wanita Islam yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk bertukar pikiran, menambah wawasan, mempererat silaturahmi, sekaligus memperkuat peran organisasi perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Wesly mengatakan, tema seminar mengandung pesan penting tentang persaudaraan, kebersamaan, dan keharmonisan. Perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat, katanya, merupakan bagian dari keberagaman yang harus dijaga dan dihormati melalui komunikasi yang baik, sikap saling menghargai, serta semangat kebersamaan.

Ia juga menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam membentuk karakter keluarga, mendidik generasi penerus, menggerakkan kegiatan sosial, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.

Karena itu, Wesly berharap Wanita Islam Kota Pematangsiantar terus meningkatkan peran melalui berbagai kegiatan positif, baik di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan perempuan, maupun pembinaan keluarga.

“Pemko Pematangsiantar senantiasa membuka ruang kerja sama dengan seluruh organisasi kemasyarakatan, organisasi perempuan, dan organisasi keagamaan. Kita ingin seluruh elemen masyarakat dapat berjalan bersama, saling mendukung, dan berpartisipasi dalam pembangunan Kota Pematangsiantar,” ujarnya.

Wesly juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong. Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi dan kepedulian seluruh masyarakat.

Ia berharap seminar tersebut menghasilkan pemikiran positif, semangat baru, serta langkah nyata yang bermanfaat bagi organisasi, keluarga, dan masyarakat luas demi mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, Drs H Muhammad Ali Lubis, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi. Ia menyampaikan bahwa mempererat hubungan persaudaraan merupakan salah satu upaya memperpanjang umur dan melapangkan rezeki.

Ali juga menegaskan bahwa keberadaan organisasi Wanita Islam bukan untuk bersaing dengan organisasi perempuan Islam lainnya, melainkan berkompetisi dalam melakukan kebaikan.

“Jangan menjadi hambatan atau penghalang bagi yang lain. Salinglah mengejar kebaikan,” pesannya.

Lebih lanjut, Ali menyebutkan bahwa Kota Pematangsiantar saat ini berada di peringkat keempat Indeks Kota Toleransi (IKT), setelah sebelumnya menempati peringkat kelima. Ia berharap melalui kebersamaan dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Pematangsiantar dapat terus meningkatkan posisinya

Sebelumnya, Ketua PD Wanita Islam Kota Pematangsiantar, Dra Hj Rayani Purba, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Wesly dan Ny Liswati yang telah menghadiri kegiatan tersebut. Ia mengatakan kehadiran pimpinan daerah menjadi bentuk perhatian terhadap organisasi Wanita Islam.

Rayani menjelaskan, seminar tersebut digelar karena pentingnya memperkuat peran organisasi dalam mendukung upaya menjadikan Pematangsiantar sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi.

Ia mengajak seluruh organisasi meningkatkan semangat, memperluas wawasan, dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Rayani juga menekankan pentingnya ketakwaan yang diwujudkan melalui kemampuan menjaga diri, lisan, dan perilaku, serta menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya peningkatan ilmu pengetahuan dan peran perempuan dalam mendidik generasi bangsa, mengingat ibu merupakan pendidik pertama dalam keluarga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kota Pematangsiantar Nurlela Sikumbang, mantan Wakil Wali Kota Pematangsiantar Drs Koni Ismail Siregar, perwakilan Kantor Kementerian Agama Pematangsiantar, perwakilan MUI Provinsi Sumatera Utara, jajaran pengurus MUI Kota Pematangsiantar, perwakilan Dewan Masjid Indonesia, Kabag Kesra Setdako Pematangsiantar Rilan Syahban Pohan SSTP MSi, Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Uli Ilal Mahdi Nasution SHI, para narasumber dan pemateri, serta perwakilan organisasi lainnya. (Ril)