Berita Daerah

Wali Kota Siantar Perkuat Pendidikan Siswa Lewat Bimbel Gratis

214
×

Wali Kota Siantar Perkuat Pendidikan Siswa Lewat Bimbel Gratis

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, SSTP, MSi meninjau langsung pelaksanaan Program Bimbingan Belajar (Bimbel) Tambahan bagi siswa-siswi di SMP Negeri 5 Pematangsiantar, Jalan Cornel Simanjuntak, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan, Senin (26/01/2026).

Program bimbingan belajar tambahan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Pendidikan dengan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) serta CSR Bank Sumut Cabang Pematangsiantar. Selain di SMP Negeri 5, program serupa juga dilaksanakan di SD Negeri 125543 Jalan Farel Pasaribu Atas.

Sekda Junaedi menjelaskan, peninjauan ini dilakukan sesuai amanat dan instruksi Wali Kota Wesly Silalahi dalam rangka mewujudkan visi Kota Pematangsiantar yang Cerdas. Ia ingin memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Program bimbingan belajar ini sudah berjalan selama tiga minggu. Ini merupakan program Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar untuk jenjang SD dan SMP yang didukung CSR Bank Sumut dan Forum TJSLP,” jelas Junaedi.

Untuk siswa SMP, kegiatan bimbel dilaksanakan setiap Senin dan Selasa. Sementara bagi siswa SD, kegiatan berlangsung pada Rabu dan Kamis. Program ini bekerja sama dengan Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Operation (GO) Cabang Pematangsiantar, dengan fokus mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan Bahasa Indonesia.

Junaedi menerangkan, tim pelaksana kegiatan berasal dari Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar yang bertugas mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga pelaporan kegiatan bimbingan belajar.

Menurutnya, kehadiran layanan pendidikan luar sekolah berupa bimbingan belajar ini menjadi solusi yang relevan dan sangat dibutuhkan.

Bimbel berfungsi memberikan pendampingan belajar yang lebih intensif, metode pembelajaran yang personal, serta strategi pemahaman materi yang efektif dan menyenangkan.
Untuk jenjang SD, tujuan program ini antara lain memperkuat fondasi literasi dan numerasi, membantu transisi metode belajar dari bermain ke berpikir logis, serta membantu penyelesaian pekerjaan rumah dengan pemahaman yang benar.

Sementara untuk jenjang SMP, bimbel bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir kritis (Critical Thinking) dan Higher Order Thinking Skills (HOTS), pendalaman materi sains dan matematika lanjutan, serta konsultasi minat dan bakat sebagai persiapan memilih jenjang pendidikan lanjutan SMA atau SMK.

Metode pembelajaran untuk siswa SD meliputi gamifikasi, visualisasi, storytelling, serta latihan bertahap. Sedangkan bagi siswa SMP diterapkan metode active learning, mind mapping, teknik mnemonik, serta contextual teaching and learning (CTL).

“Untuk mencapai hasil maksimal, pengajar dalam kegiatan ini merupakan tenaga profesional dari Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Operation,” ujar Junaedi.

Diketahui, Ganesha Operation melalui konsep Revolusi Belajar 3B telah terbukti mampu meningkatkan prestasi dan hasil belajar siswa. Metode ini menyeimbangkan penggunaan otak kanan dan kiri sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan materi lebih mudah dipahami. Perkembangan hasil belajar siswa juga dipantau melalui Sistem Informasi Akademik terkomputerisasi berupa Evaluasi Prestasi Belajar (EPB). (Ril)