Berita Daerah

Wali Kota Pematangsiantar Buka Musrenbang RPJMD 2025-2029: Enam Prioritas Strategis Disepakati

88
×

Wali Kota Pematangsiantar Buka Musrenbang RPJMD 2025-2029: Enam Prioritas Strategis Disepakati

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pematangsiantar Tahun 2025-2029. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Pematangsiantar, Selasa (08/07/2025).

 

Dalam Musrenbang tersebut, ditayangkan video pemaparan enam prioritas pembangunan strategis yang menjadi fokus RPJMD Kota Pematangsiantar 2025-2029. Keenam prioritas tersebut meliputi:

1. Revitalisasi Stadion Sangnaualuh Damanik,

2. Peningkatan kualitas RSUD dr Djasamen Saragih menjadi pusat layanan jantung dan stroke,

3. Optimalisasi pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tanjung Pinggir,

4. Finalisasi penyelesaian pembangunan Ring Road,

5. Optimalisasi fungsi Terminal Tanjung Pinggir, serta

6. Revitalisasi Pasar Horas.

Dalam arahannya, Wali Kota Wesly Silalahi menekankan pentingnya sinkronisasi antara kebutuhan masyarakat, visi daerah, dan kebijakan pemerintah untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata.

“Musrenbang RPJMD ini merupakan forum strategis yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan guna membahas dan menyepakati prioritas pembangunan lima tahun ke depan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017,” jelas Wesly.

Ia berharap melalui Musrenbang RPJMD, terbangun kesepahaman bersama untuk memperkuat perencanaan pembangunan, sekaligus menghasilkan penajaman, penyelarasan, dan penyempurnaan terhadap Rancangan RPJMD Kota Pematangsiantar 2025-2029.

Enam Misi Pembangunan

Untuk mewujudkan visi “Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras”, Pemko Pematangsiantar telah merumuskan enam misi utama pembangunan, yaitu:

1. Mewujudkan Pematangsiantar sebagai kota pendidikan dengan infrastruktur pendidikan yang unggul

2. Meningkatkan pelayanan kesehatan berkualitas melalui pembangunan fasilitas dan SDM yang profesional serta mewujudkan lingkungan yang bersih dan nyaman.

3. Meningkatkan kreativitas warga untuk membangun keunggulan dan kesejahteraan masyarakat.

4. Mengintegrasikan kebijakan tata ruang dan pembangunan infrastruktur secara konsisten dan merata.

5. Menata sistem pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang berintegritas.

6. Meneguhkan semangat toleransi dan kebersamaan warga sebagai kota multi etnis dan multi agama yang berlandaskan semangat Pancasila dan UUD 1945.

Penandaan Pembukaan dan Komitmen Bersama

Kepala Bappeda Kota Pematangsiantar, Dedi Idris Harahap STP MSi dalam laporannya menjelaskan bahwa Musrenbang RPJMD bertujuan untuk memperdalam dan menyempurnakan tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, serta program pembangunan daerah yang tertuang dalam rancangan awal RPJMD.

Pembukaan Musrenbang ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Wesly Silalahi, didampingi unsur Forkopimda dan Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi.

Selanjutnya, dilaksanakan penandatanganan berita acara oleh sejumlah perwakilan unsur masyarakat dan pemerintah, antara lain: Ketua Forum Disabilitas Syahrul Dalimunthe, Kepala LPPM STIE Sultan Agung Pematangsiantar Marto Silalahi MSi, Kadis Pariwisata Muhammad Hamam Sholeh AP, Kadis PUTR Sofian Purba SSos, Kadis Koperasi UMKM dan Perdagangan Herbet Aruan SPd MM, Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM, Kadis Pendidikan Muhammad Hamdani Lubis SH, dan Kepala Bappeda Dedi Idris Harahap STP MSi, serta Wali Kota Wesly Silalahi.

Musrenbang RPJMD juga diwarnai dengan penyerahan cenderamata kepada narasumber dari Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara Anton Sihaloho dan Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Pematangsiantar Yudha Wirawan.

Hadirin yang Turut Berpartisipasi

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sumut, unsur Forkopimda Kota Pematangsiantar, perwakilan Wali Kota Tebing Tinggi, perwakilan Bupati Simalungun, para asisten dan staf ahli Wali Kota, pimpinan OPD, camat, pimpinan BUMN/BUMD, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta unsur organisasi perempuan dan lainnya.(Tp)